Oknum Polisi Tak Lakukan Penembakan di Wayasel, Tapi Pemuda SBB Ini Minta Dilakukan Penyelidikan Lanjut

IMG-20251215-WA0074

MediatorMalukuNews.com_ Salah satu Pemuda Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Husein Latif Sedubun mengklarifikasi pemberitaan yang menyatakan ada oknum Polisi yang menembak warga yang melakukan pelayaran dari Dusun Hulung, Desa Iha menuju Dusun Wayasel, Desa Luhu Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB dengan perahu mesin tempel yang terjadi pada Kamis dini hari (27/11/2025).

Sedubun dalam rilisnya kepada wartawan, Minggu (14/11/2025) menyatakan, akibat pemberitaan tersebut, tim Buser Polres SBB bersama tim Buser Polsek Huamual langsung melakukan investigasi, dimana dalam investigasi yang berlangsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni, perairan Desa Luhu menuju Wayasel – tim penyidik pun langsung menemui korban bernama La Suriadi (64).
Dalam keterangannya, La Suriadi mengakui bahwa, pada malam kejadian penembakan itu, Ia tak mengenal para pelaku penembakan dan tak melihat ada simbol- simbol kepolisian, mulai dari baju yang dikenakan ataupun pangkat. Pasalnya, para pelaku menggunakan pakaian preman.

Menurut dia, para pelaku menggunakan dua body transport untuk mengejar dirinya bersama kawan – kawan tanpa diketahui maksudnya. Setelah body transportnya digeledah, para pelaku kemudian kembali, tetapi La Suriadi sempat melihat warna body transpor para pelaku berwarna merah.

Baca juga :   Gerbang Utama Indonesia - Australia, Maluku Harus Jalin Kerjasama Pendidikan dan Perdagangan

Akibat perihal tersebut, Pemuda SBB, Husein Latif Sedubun meminta pihak Kepolisian, baik Polres SBB maupun Polsek Huamual terus melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini, agar mengetahui jelas siapa pelakunya, termasuk motif apa yang melatarbelakangi tindakan OTK tersebut, sehingga dapat diproses secara hukum.(Nicko Kastanja)