HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan Buru Selatan Diperingati Khidmat

IMG-20251220-WA0099

MediatorMalukuNews.com – Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 diperingati dengan penuh khidmat di Gedung Serba Guna Kabupaten Buru Selatan, Kamis (19/12/2024).
Peringatan tersebut dihadiri Bupati Buru Selatan, La Hamidi, Sekretaris Daerah Hadi Longa, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buru Selatan.
HUT DWP ke-26 mengusung tema: “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DPW) Kabupaten Buru Selatan, Ny. Seni Longa dalam sambutannya menyampaikan Dharma Wanita Persatuan memiliki peran penting dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia.

Menurutnya, peran perempuan sebagai istri, ibu, dan anggota organisasi bukanlah peran kecil, melainkan fondasi utama dalam pembentukan karakter bangsa.

“Dari tangan perempuanlah karakter bangsa ditempa. Dari rumah yang harmonis lahir anak-anak yang berintegritas. Dari ibu yang cerdas dan berdaya, tumbuh generasi yang siap bersaing secara global,” ujarnya.

Baca juga :   Usung Tema "Bacarita Kamtibmas" Pemda Malra Gelar Bukber

Ia menambahkan, melalui Dharma Wanita Persatuan, para anggota tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memberi makna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Dharma Wanita Persatuan tidak sekadar hadir, tetapi turut mengambil peran. Tidak hanya mengikuti zaman, tetapi ikut membentuk arah peradaban,” tegasnya.

Memasuki usia ke-26, Ny. Seni Longa berharap Dharma Wanita Persatuan semakin matang dalam visi, kuat dalam peran, serta luas dalam manfaat bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, amanah, dan ketulusan dalam menjalankan roda organisasi.
Ke depan, Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat terus memperkuat perannya dalam sejumlah aspek strategis, antara lain peningkatan kualitas pendidikan keluarga dan masyarakat, peningkatan kesadaran kesehatan keluarga, penguatan ekonomi perempuan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan dan etika sosial.

Lebih lanjut ia mengajak seluruh anggota menjadikan Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga hidup dalam nilai dan kebersamaan.

“Biarlah organisasi ini menjadi ruang tumbuh perempuan Indonesia yang memberikan asih, asuh, dan asah. Asih adalah kasih sayang, asuh adalah nutrisi dan perawatan, serta asah adalah stimulasi dan pendidikan yang cukup,” jelasnya.

Baca juga :   Sekda Halut Sambut Peserta Retret dan Diakon Calon Tahbisan Imam Keuskupan Amboina

Menurutnya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud secara instan, melainkan dibangun melalui kesabaran, kerja keras, dan ketulusan yang ditanamkan sejak hari ini, khususnya dalam keluarga dan organisasi.

“Dharma Wanita Persatuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk fondasi Indonesia masa depan melalui keluarga-keluarga yang dibina, nilai-nilai yang ditanamkan, serta keteladanan yang dihadirkan,” pungkasnya.
(Yanto)