Dukung Ketahanan Pangan, Poktan Purnaba Buka Lahan Pertanian di Dusun Masika Jaya SBB

IMG-20251226-WA0015

MediatorMalukuNews.com_ Kelompok Tani (Poktan) Purnaba merintis pembukaan lahan tanam untuk mendukung program Ketahanan Pangan di Dusun Masika Jaya, Desa Waisala, Kecamatan Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Pembukaan lahan tanam ini tujuannya mengajak warga Dusun Masika Jaya bertani dengan memanfaatkan wilayah alam sekitar untuk mengembangkan pertanian di dusun tersebut.

Ketua Kelompok Tani Purnaba, La Saleh mengatakan, nama Poktan yang dia pimpin
diambil dari kata Purnabakti. Alasannya, seluruh anggota dalam Poktan yang dipimpinnya rata-rata merupakan para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka ingin mengabdi untuk masyarakat dengan satu misi yang sama yakni ingin membuka lahan pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Menurut La Saleh, potensi pertanian di Dusun Masika Jaya masih sangat besar, karena lahannya masih luas, sementara komoditi yang diusahakan saat ini adalah: cengkih, pala, kelapa dan buah – buahan. Ada juga poktan bernama Hijrah yang mengembangkan cocok tanam sayur – mayur.

“Beta (Saya) harapkan, ke depan, bukan saja tanaman perkebunan yang dikembangkan, tetapi tanaman hortikultura juga. Kemudian, para anggota kelompok tani dan tenaga TEKAD juga yang membantu di Kecamatan Waisala ini, bisa melihat kebutuhan bukan keinginan. Karena keinginan itu hanya sesaat, tetapi kebutuhan itu setiap saat.”urai La Saleh ketika ditemui mediatormalukunewa.com belum lama ini.

Baca juga :   Sidang Pembunuhan di Kamal SBB, Polisi Diminta Tetapkan Marlens Monaten Tersangka

Mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini menyatakan, dari bertani dapat memenuhi kebutuhan setiap saat, yakni menghidupi keluarga, menyekolahkan anak dan persediaan biaya kesehatan.

Lelaki ini menandaskan, pihaknya sangat mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dengan serius. Pasalnya, para petani yang bergabung di kelompok Purnaba adalah kelompok yang serius dan konsisten, bukan yang datang bertani sejam- dua jam setelah itu melaut, karena kalau petani itu serius maka dia akan lebih mapan dari PNS.

Informasi yang dihimpun, jumlah petani yang tergabung di Poktan Purnaba sebanyak 12 orang, sementara 4 kelompok tani lainnya adalah kelompok Hijrah, Mekar, Usaha Baru dan Kejar Usaha, ada juga satu kelompok yang mau dibentuk, yaitu: Kelompok Taruna. Semua kelompok itu ada di wilayah Dusun Masika Jaya yang keseluruhannya berjumlah 60 anggota.

Sementara Jusuf Letsoin, Fasilitator Kecamatan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) menyatakan, Program Tekad bersinergi dengan kelompok tani di Dusun-Dusun sehingga bisa memaksimalkan potensi yang ada di Dusun maupun Desa.
TEKAD mendukung pembukaan lahan pertanian, karena merupakan bagian dari program Pemerintah di bidang Ketahanan Pangan.

Baca juga :   Partisipasi Pemilih di Pilkada Malra Semakin Baik

“Saat ini, program Tekad telah menyasar di 9 Provinsi dan 25 Kabupaten/ kota termasuk di Kabupaten Seram Bagian Barat dan program tahap satu sudah terrealisasi” urainya.(Nicko Kastanja)