Ini Tanggapan Kasiwas Polres SBB Soal Pembangunan Gerai Indomaret dan Alfamidi di Dusun Tanah Goyang dan Olas

Oplus_131072

MediatorMalukuNews.com_ Persoalan pembangunan gerai Indomaret di Dusun Tanah Goyang dan Olas, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendapat tanggapan Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Polres SBB, IPTU Hendry Nikijuluw.

Saat ditemui di sela- sela kegiatan Konferda AMGPM Daerah Seram Barat di Dusun Traslok, Desa Etty, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB belum lama ini (25/ 1/ 2026), Nikijuluw menyatakan pihak kepolisian tidak melarang pembangunan gerai moderen tersebut, tetapi harus menyelesaikan dulu persoalannya dengan masyarakat sehingga tidak terjadi hal- hal yang tak diinginkan.

Nikijuluw menegaskan, pihak pengembang harus mengikuti prosedur Pemerintah Daerah yaitu harus mendapatkan persetujuan dari masyarakat setempat dan ijin dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas PTSP SBB.

Menurutnya, sesuai dengan pernyataan Kapolres SBB kalau belum ada kesepakatan dari masarakat sebaiknya diatur dulu supaya tidak terjadi konflik, mengingat prioritas utama adalah harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban masyarakat).

Infomasi yang dihimpun, pembangunan gerai Indomaret ini mendapat penolakan dari Dusun Tanah Goyang tetapi diterima di Dusun tetangganya Olas. Perihal ini diakui Kepala Dusun Olas, Nurdin yang menyatakan bahwa, setelah mendapat konfirmasi dari pihak Indomaret dirinya langsung melakukan rapat bersama masyarakat, dan sebagian besar menerima.

Baca juga :   Kapolres MBD Terjunkan 118 Personel Amankan Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Paslon Bupati & Wabup

Terkait adanya ancaman demo yang akan dilakukan untuk menolak gerai Indomaret dan Alfamidi, Kasiwas nyatakan silahkan demo saja tetapi harus sesuai prosedur, yaitu memberikan pemberitahuan dulu kepada kepolisian beberapa hari sebelumnya.

“Nanti ada tim, baik dari intelijen dan Polres, akan turun dan melihat apakah tujuan dari demo itu. Dan, demo itu seperti apa?,” urainya .(Nicko Kastanja).