Tingkatkan Efisiensi Pelaksanaan, Wacana Integrasi AN dan TKA Dikaji

Oplus_131072

Ambon, MMN- Guna meningkatkan efesiensi pelaksanaan, wacana Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dikaji.

Hal ini diakui Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Eddy Tasso kepada awak media di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, usai mengikuti kegiatan Walikota Jumpa Rakyat (Jumat, 20/2/2026).

Menurutnya l, Pemerintah juga tengah mempertimbangkan integrasi Asesmen Nasional (AN) dengan Tes Kompetensi Akademik (TKA) guna meningkatkan efisiensi pelaksanaan. Meski demikian, secara teknis kedua sistem masih menggunakan server berbeda.

Perbedaan lainnya terletak pada peserta ujian. Pada AN, peserta bersifat sampel, seperti siswa kelas 5 SD serta kelas 8 SMP. Sementara pada TKA, seluruh siswa kelas akhir menjadi peserta, yakni kelas 6 SD dan kelas 9 SMP.

Jika integrasi diberlakukan, maka seluruh siswa yang mengikuti TKA otomatis mengikuti AN. Dengan demikian, sampel akan sama dengan populasi sehingga tingkat kesalahan (error) menjadi lebih kecil dan hasil pemetaan mutu pendidikan dinilai lebih signifikan.

Ia menjelaskan, walaupun TKA tidak bersifat wajib, Dinas Pendidikan Kota Ambon mendorong seluruh sekolah untuk berpartisipasi agar memiliki nilai laporan akademik. Hasil TKA nantinya akan diterbitkan dalam bentuk sertifikat yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Baca juga :   Jaga Keamanan Penerbangan, Aviation Security Bandara Pattimura Ambon Tingkatkan Kemampuan Bela Diri

Nilai TKA siswa kelas 6 SD dapat dimanfaatkan saat mendaftar ke SMP, sedangkan nilai TKA kelas 9 SMP dapat digunakan untuk pendaftaran ke SMA Negeri.

“Kami mengarahkan seluruh kepala sekolah di Kota Ambon agar partisipasi mencapai 100 persen. Perlu komunikasi dengan orang tua agar memahami manfaatnya,” tegasnya.

Dari sisi pembiayaan, sekolah diperbolehkan mengalokasikan anggaran dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Ambon juga akan bersurat kepada PLN dan Telkom menjelang hari pelaksanaan ujian guna memastikan kestabilan listrik dan jaringan internet.

Saat ini, masih terdapat sejumlah sekolah yang belum mendaftar dan proses pendaftaran masih terus berlangsung.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Ambon berharap pelaksanaan TKN April 2026 berjalan lancar serta mampu meningkatkan mutu dan pemetaan kualitas pendidikan di Kota Ambon.