Dukung Swasembada Jagung, Polres Buru Selatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

IMG-20260308-WA0041

MediatorMalukuNews.com — Dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional, Kepolisian Resor (Polres) Buru Selatan melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026, Sabtu sore (8/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi jagung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Buru Selatan, Kompol Syarifudin, Danramil 1506/Leksula, Kapten Inf. Abas S. Siolon, para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru Selatan, Koordinator Bidang Kecamatan Namrole Raya Tuaubun, Kabid Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan, Hasim Rahawarin, Sekretaris Dinas Pertanian Buru Selatan, Rawiya Buton, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Labuang Erfina Behuku, Ketua Tim Statistik Produksi BPS Kabupaten Buru Selatan, Ahmad Mukhlis serta personel Polres setempat.

Penanaman jagung tersebut melibatkan jajaran Polres Buru Selatan bersama unsur pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan yang telah disiapkan sebagai area pengembangan tanaman jagung produktif di wilayah Kabupaten Buru Selatan.

Baca juga :   Wakil Ketua DPRD Buru Selatan Pimpin RDP Lintas OPD, Soroti Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Ekonomi Daerah

Kapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena menyampaikan, kegiatan penanaman jagung serentak merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produksi jagung serta mendorong terwujudnya swasembada jagung, baik di daerah maupun secara nasional,” ujarnya.

Selain melakukan penanaman secara simbolis, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang ada.

Melalui program penanaman jagung serentak ini, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
(Yanto)