Pustu Desa Serili MBD Dibongkar Tapi Tak Dibangun, Warga Resah
MediatorMalukuNews.com_ Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Serili, Kecamatan Pulau Marsela, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) beberapa waktu lalu dibongkar namun tak dibangun kembali. Padahal, pembongkaran sarana kesehatan masyarakat ini disebut -sebut dibongkar atas arahan salah satu petinggi di kabupaten bertajuk ‘kalwedo’ itu dengan alasan untuk direnovasi, sayangnya, pustu tersebut hingga kini belum juga direnovasi sehingga masyarakat desa setempat mengeluh.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa Pustu ini merupakan sarana penunjang kesehatan di Desa Serili. Usia bangunan ini sudah termakan usia dan rusak akibat tak diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten setempat, sehingga diusulkan untuk dibongkar dan dibangun kembali.

Kepada wartawan baru-baru ini, salah satu warga Desa Serili, Pelip Yopi Pakupun mengungkapkan adanya alasan pembongkaran gedung pustu tersebut lantaran berdasarkan usulan untuk renovasi. Oleh karenanya jalan satu-satu nya harus dibongkar supaya bangun baru lagi.
Meskipun demikian, warga setempat tak langsung melakukan penbongkaran tetapi atas persetujuan Pemerintah Kabupaten MBD.
Sehingga, pada saat momen peresmian gereja baru di wilayah itu pada tahun 2022, Wakil Bupati MBD hadir mewakili Pemerintah Daerah. Dan kesempatan itu dipakai untuk menyampaikan usulan renovasi Pustu tersebut. Dan itupun di-iya-kan.
“Di situlah kami masyarakat menyampaikan Kepada Wakil Bupati kalau boleh pustu itu direnovasi. Dan, saat itu gedung pustu ditinjau langsung oleh Wakil Bupati MBD. Kemudian diarahkan kepada masyarakat untuk bongkar supaya bangun gedung pustu baru.
Ternyata hingga saat ini gedung pustu itu sama sekali belum dibangun oleh Pihak Pemerintah Kabupaten MBD dalam hal ini Dinas Kesehatan ,” beber sumber itu.
Mirisnya, lanjut dia, Gedung Pustu tersebut telah tiada, tapi penempatan tenaga Kesehatan oleh pihak Dinas Kesehatan menempatkan Petugas Kesehatan pada Pustu Serili.
Terkait Persoalan ini, warga desa setempat meminta Pemerintah Kabupaten MBD melalui Dinas Kesehatan supaya kembali membangun gedung pustu tersebut,
mengingat kebutuhan kesehatan masyarakat di Desa Serili jauh dari Puskesmas atau sarana pelayanan kesehatan sehingga Pustu itu merupakan alternatif utama agar masyarakat tak perlu ke puskesmas atau tempat perobatan yang jauh dari desa yang terletak di pulau terluar itu. (gys)
