Kepala SMA/SMK dan Operator Sekolah se-Kabupaten MBD Ikut Workshop Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja
MediatorMalukuNews.com _ Kepala SMA dan SMK se- Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan para Operator Sekolah di wilayah itu mengikuti Workshop Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.
Kegiatan ini bertempat di Aula SMA 13 Tiakur, Senin (16/3/2026).
Diketahui, tujuan diadakan workshop ini untuk menganalisis jabatan dan beban kerja guru di setiap sekolah SMA /SMK di wilayah kabupaten yang berbatasan dengan negara Australia dan Timor Leste itu.
Kegiatan ini pun dilaksanakan oleh Kepala Bagian Kelembagaan dan Anjab ABK Biro Organisasi Kantor Gubernur Maluku, Ny. Mariska Kakialatu yang nota bene adalah perempuan keturunan MBD asal Pulau Kisar, Desa Abusur.
Workshop yang direncanakan berlangsung selama beberapa hari itu, dihadiri para Kepala SMA dan SMK dan Operator masing-masing lembaga pendidikan menengah atas/kejuruan di wilayah itu.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah
(MKKS) Kabupaten MBD, Ny. J.H Bebena kepada wartawan media ini mengatakan, “Kegiatan Anjab merupakan hal yang penting dilaksanakan Karena itu, melalui MKKS saya mengambil langkah berkoordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Barat Daya untuk selanjutnya melakukan koordinasi dengan provinsi untuk kelanjutan kegiatan workshop ini.”
Lebih lanjut dikatakannya, Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja merupakan hal mutlak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) supaya ada pembagian tugas di setiap sekolah, guru-guru bisa naik pangkat dengan cara yang lebih muda.
“Sebab selain menilai beban kerja yang evektif dan efisiensi mereka bisa dapat memahami tugas dan tanggung jawab pada setiap jabatan, karena dengan adanya pemetaan Anjab ABK pada setiap sekolah, itu berarti dapat mempermudah setiap sekolah tahu bahwa berapa jumlah guru yang dibutuhkan di sekolah sehingga tidak terjadi penumpukan guru pada satu lembaga pendidikan. Supaya ada pemerataan guru,” imbuhnya. (gys)
