Maxim Ambon Gelar English Brain Games untuk Pelajar SMA/SMK se-Kota Ambon
Ambon, MMN- Perusahaan transportasi online Maxim Ambon sukses menggelar kompetisi kuis edukatif bertajuk Maxim Quiz English Brain Games tingkat SMA dan SMK se-Kota Ambon, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku serta MGMP Bahasa Inggris SMA se-Kota Ambon.
Kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya Maxim dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus meningkatkan wawasan dan kemampuan generasi muda di Kota Ambon, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris dan kemampuan berpikir kritis.
Head of Subdivision Maxim Ambon, Feky Julian Imanuel mengatakan, kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi para pelajar.
“Kami ingin menghadirkan wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berpikir kritis, memperluas wawasan umum, sekaligus mengasah kemampuan bahasa Inggris melalui konsep kuis edukatif yang interaktif dan menarik,” ujar Feky.
Kompetisi ini diikuti lebih dari 120 pelajar dari 20 SMA dan SMK se-Kota Ambon. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian lomba dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan.
Suasana kompetisi berlangsung meriah dengan semangat tinggi dari para siswa yang bersaing secara sportif dalam setiap sesi permainan edukatif.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Jefriksz Berhitu mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, generasi muda Maluku saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing secara global, salah satunya melalui penguasaan bahasa Inggris.
“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk meningkatkan kemampuan siswa, menumbuhkan keberanian tampil, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis para pelajar,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara dunia pendidikan dan pihak swasta seperti Maxim dapat terus berlanjut demi mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku. (MMN)
