Rencana Pembangunan PPI Luhu dan Waisala di Kabupaten SBB Dinilai Berdampak bagi Kesejahteraan & PAD

IMG-20260506-WA0009

MediatorMalukuNews.com_ Rencana dibangunnya Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di dua desa di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yakni Desa Luhu dan Waisala, mendapat apresiasi positif masyarakat di kabupaten bertajuk ‘saka mese nusa’ itu.

Salah satu tokoh masyarakat SBB dalam pernyataannya kepada media ini di Piru, Selasa (5/5/2026), Ia menegaskan, kedua lokasi tersebut sangat strategis. Pasalnya, lokasi tersebut berada di tengah- tengah dari sejumlah tempat potensial bagi penangkapan ikan (fishing ground) di Kabupaten SBB sehingga kedua lokasi itu bisa menjadi sentra bagi daerah penyangga lokasi penangkapan ikan di sekitarnya.

“Kalau Desa Luhu kan bisa mendapat support dari Ariate dan dusun lainnya yang menjadi tempat penangkapan ikan, sementara untuk Desa Waisala akan mendapat suport dari Kepulauan Buano dan Kepulauan Manipa,”urainya.

Sementara tergusurnya Desa Luhu dari kandidat Kampung Nelayan Merah Putih di kabupaten ini karena kendala lahan, juga mendapat sorotan kekecewaan dari tokoh masyarakat SBB itu.

“Desa Luhu memiliki armada penangkapan ikan yang banyak dengan spesifikasi yang bagus, selain itu sebagian besar masyarakat Luhu, telah menjadi nelayan sejak dulu ini berarti Desa Luhu memiliki budaya maritim yang sangat kuat tetapi anehnya tidak ditetapkan sebagai kandidat Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten SBB” sesalnya.

Baca juga :   Disebut Terlantarkan Keluarga dan Cemarkan Nama Baik Istri, Oknum Sat Pol PP SBB Ini Dibina Atasannya

Tokoh masyarakat tersebut optimis, dengan dibangunnya Pelabuhan Pendaratan Ikan dan masuknya program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Luhu bakal memberikan dampak yang besar dan efek domino bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan maupun bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan bagi Pemda SBB (Nicko Kastanja).