Ini Harapan Pemkot Ambon untuk 14 Diakon Baru di Keuskupan Amboina 

IMG-20260610-WA0076

Ambon, Mediator Maluku News. Com_ Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berharap 14 diakon yang baru ditahbiskan dalam Perayaan Pentahbisan Diakon Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Keuskupan Amboina Tahun 2026 dapat menjadi pelayan umat dan mampu memperkuat persaudaraan, toleransi dan perdamaian di tengah masyarakat Maluku.

 

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena yang diwakili Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, saat hadir dalam penthabisan 14 diakon baru di Gereja St. Joseph Poka-Rumah Tiga, Ambon, Rabu (9/6/2026).

 

Perayaan pentahbisan ini dihadiri anggota DPRD Provinsi Maluku, para pastor paroki se-Kota Ambon, imam diosesan dan religius, pimpinan Bimas Hindu ,Katolik, pimpinan komunitas religius, para diakon dan frater, keluarga calon diakon, serta umat Katolik dari berbagai wilayah di Keuskupan Amboina.

 

Dalam sambutannya, Robby Sapulette menyampaikan ucapan selamat atas penerimaan tahbisan diakon oleh 14 frater yang telah menyelesaikan masa pembinaan mayor selama dua tahun di Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Poka-Rumah Tiga.

Baca juga :   Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon dan seluruh masyarakat Kota Ambon, kami menyampaikan selamat kepada keempat belas frater yang hari ini menerima rahmat tahbisan diakon.

Momentum ini bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga dan Gereja, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Maluku secara keseluruhan,” ujarnya.

 

Menurutnya, tahbisan diakon merupakan tahapan penting dalam perjalanan panggilan hidup seorang calon imam.

Para diakon dipanggil untuk menjadi pelayan yang setia, rendah hati, dan siap mengabdikan diri bagi Gereja maupun masyarakat.

Ditegaskannya, nilai pelayanan yang melekat pada tugas seorang diakon sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial saat ini, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Kehadiran pelayan Tuhan yang membawa pesan kasih, persaudaraan, keadilan, dan perdamaian sangat penting. Karena itu, para diakon yang ditahbiskan hari ini diharapkan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta mampu membangun semangat persaudaraan antar umat beragama di Maluku,” katanya.

 

Pemerintah Kota Ambon juga menilai Gereja memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Baca juga :   Melalui Semangat Kebersamaan, BI Maluku Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Rupiah

Karena itu, Pemkot Ambon memberikan apresiasi kepada Keuskupan Amboina dan Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon yang secara konsisten membina generasi muda menjadi pelayan Gereja yang berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, Robby turut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk terus menjaga dan memperkuat nilai-nilai toleransi yang telah menjadi warisan masyarakat Maluku. Komitmen itu sejalan dengan capaian Ambon yang ditetapkan sebagai salah satu dari 10 kota paling toleran di Indonesia.

Kepada para diakon yang baru ditahbiskan, ia berpesan agar senantiasa menjaga semangat pengabdian, kesederhanaan, dan kerendahan hati dalam menjalankan pelayanan.

“Jadilah pelayan yang dekat dengan umat, membawa harapan bagi mereka yang membutuhkan, serta menjadi pembawa damai di mana pun diutus,” pesannya.

 

Perayaan pentahbisan tersebut menjadi momen penuh sukacita bagi keluarga para diakon, Gereja Katolik, dan masyarakat Maluku, sekaligus menandai lahirnya generasi pelayan Gereja yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan umat, masyarakat, bangsa, dan negara.(****)