Hadiri Tiga Agenda Penting di SBB, Ini Kata Bupati Asri Arman Soal Patahuwe
MediatorMalukuNews.com_ Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman bersama sejumlah pejabat Provinsi Maluku dan Kabupaten SBB menghadiri tiga agenda penting yakni: Ibadah Syukuran Perayaan HUT GPM ke – 50 Klasis Taniwel, Peletakan Batu Penjuru Pastori Jemaat Patahuwe dan peletakan batu pertama 29 Rumah yang terdampak konflik Lisabata- Patahuwe bertempat di Jemaat GPM Patahue, Desa Patahue, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB baru -baru ini (20/ 9/2026).
Bupati SBB, Asri Arman dalam sambutannya usai ibadah Syukur Perayaan HUT GPM ke 50 Klasis Taniwel mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur dan jajaran, unsur TNI/Polri dan semua pihak atas sikap cepat tanggap dan kepedulian dan tindakan nyata yang ditunjukkan sejak awal musibah kebakaran di desa Patahuwe.
” Bantuan yang diberikan bukan hanya berupa material, tetapi memberikan dampak psikologis dan harapan untuk kembali ke kampung halaman dengan rasa aman. bagi warga terdampak. Ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemda SBB serta TNI Polri senantiasa hadir dan tidak pernah membiarkan rakyat berjuang sendiri di saat – saat tersulit.” ungkapnya.
Asri mengungkapkan, sinergi yang kokoh antara Pemerintah, Unsur TNI/ Polri, Gereja Protestan Maluku, (GPM) pada hari ini telah menjadi program nyata, karena itu, Bupati mengajak masyarakat menjadikan hal peristiwa ini sebagai pelajaran bahwa segala permasalahan dapat dibicarakan dengan baik dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Karena sesungguhnya kita adalah keluarga, marilah Kita membangun, menjaga kedamaian keamanan dan jangan gampang terprovokasi, hindari berita hoaks yang dapat memecah belah persaudaraan,karena saya yakin masyarakat Seram Bagian Barat terutama masyarakat Patahue dan Lisabata adalah masyarakat yang cinta damai saling baku sayang dan saling baku kele” urainya.
Bupati meminta masyarakat dan TNI /Polri saling membantu untuk pembangunan Rumah Pastori dan 29 rumah warga dengan penuh keihklasan dan kebersamaan.
Menurut Bupati, Pemda SBB telah menyiapkan rencana anggaran bagi rumah – rumah warga yang terdampak, dari rencana awal yakni berukuran 6x 6 tetapi setelah dilihat ada tambahan anggaran untuk dapur WC dan sarana air bersih bagi rumah yang terdampak maupun yang tidak tetapi kesulitan akses air bersih.
Diketahui hadir dalam acara tersebut, yang mewakili Gubernur Maluku –
Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya, Wakil Ketua I Sinode GPM, Pendeta Ambroso Ricardo Rikumahu, Bupati SBB, Asri Arman, Kapolres SBB, AKBP Refindo P. Rulando, Dandim 1513/Seram Bagian Barat, Letkol Arh. Jaka Putra Dinda, Kajari SBB, Herlambang Saputro, Ketua Klasis GPM Taniwel dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda SBB. (Nicko Kastanja)
