OJK Maluku Ingin Seluruh Sekolah di Ambon Punya Mitra Lembaga Keuangan

Oplus_131072

AMBON, MMN-  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku mendorong pemerataan program literasi dan inklusi keuangan di sekolah-sekolah Kota Ambon.

Upaya ini dilakukan agar seluruh pelajar memiliki kesempatan belajar mengelola keuangan dan membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan keterlibatan pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program tersebut.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Ambon yang telah mendukung pelaksanaan program edukasi keuangan bagi pelajar. Dukungan juga datang dari lembaga jasa keuangan, termasuk CIMB Niaga, yang turut berpartisipasi dalam program tersebut.

Menurut Haramain, program yang berjalan di Ambon telah menjangkau 335 pelajar melalui pembukaan rekening. Namun, OJK berharap kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembukaan rekening, melainkan juga mendorong siswa agar aktif menabung dan memahami cara mengelola uang dengan baik.

OJK ingin pelaksanaan program diperluas ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas.

“Kami berharap tidak ada sekolah yang tertinggal. Setiap sekolah bisa bekerja sama dengan lembaga jasa keuangan sehingga program ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Haramain, Senin (12/2026).

Baca juga :   Pertamina Patra Niaga Jamin Ketersediaan LPG di Maluku, Sinergi dengan Pemda Perkuat Jalur Distribusi hingga Wilayah 3T

Ia menjelaskan, pola kerja sama antara sekolah dan lembaga jasa keuangan diharapkan dapat memperkuat pendampingan kepada pelajar. Dengan demikian, edukasi keuangan tidak hanya diberikan dalam satu kegiatan, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran yang terus dilakukan.

Haramain juga menyebutkan, besaran saldo tabungan awal dapat berbeda-beda, bergantung pada kemampuan masing-masing lembaga jasa keuangan yang terlibat. Begitu pula dengan frekuensi menabung yang dapat disesuaikan, baik setiap minggu, dua minggu sekali, maupun sebulan sekali.

Bagi OJK, hal terpenting dari program tersebut adalah membangun kesadaran pelajar mengenai manfaat menabung dan pentingnya mengatur keuangan sejak usia dini.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, OJK, dan industri jasa keuangan, program ini diharapkan menjangkau lebih banyak siswa di Kota Ambon. Selain memperluas akses terhadap layanan keuangan, upaya tersebut juga ditujukan untuk membentuk generasi muda yang lebih bijak dalam menggunakan dan mengelola uang. (MMN)