DARI NELAYAN HINGGA PELAJAR, OJK MALUKU DORONG MASYARAKAT  KEPULAUAN KEI NAIK KELAS LEWAT INKLUSI KEUANGAN

IMG-20261019-WA0058

Tual, MMN – Akses pembiayaan bagi nelayan dan pelaku UMKM, budaya menabung sejak dini, hingga perlindungan pekerja non-formal melalui inklusi produk keuangan menjadi bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kepulauan Kei.

Melalui rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026, OJK Maluku bersama pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui launching Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ohoi Labetawi, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, pada Jumat (16/10).

Program ini menjadi bagian dari upaya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tual untuk mendekatkan layanan keuangan formal kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan potensi ekonomi setempat.

Pengembangan Program EKI di Ohoi Labetawi telah diawali dengan tahapan pra-inkubasi pada Februari 2026 melalui survei tingkat inklusi keuangan.

Tahapan tersebut menjadi landasan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta merancang intervensi yang sesuai dengan karakteristik ekonomi desa, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor perikanan dan usaha mikro.

Baca juga :   PT. PLN ULP Piru Buka Layanan Posko Mudik Nataru, Ada Layanan SPKLU dan Rest Area Minuman Hingga Wifi Gratis

Peluncuran program dilanjutkan dengan sosialisasi produk dan layanan jasa keuangan, business matching antara lembaga jasa keuangan dan masyarakat, serta aksi inklusi keuangan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai layanan keuangan formal, tetapi juga didorong untuk memanfaatkannya dalam mendukung kegiatan ekonomi produktif. (MMN)