Kasus SK Bodong Dinilai Coreng Citra Pemkot Ambon

IMG-20261020-WA0001

MediatorMalukuNews.com_ Kasus SK bodong kenaikan pangkat PNS di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dinilai mencoreng citra pemerintah kota ini.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena sangat menyesalkan peristiwa ini. Untuk itu, orang nomor satu Kota Ambon ini memperingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Ambon lebih berhati- hati saat mengurus berkas kenaikan pangkat.

Menurut Wali Kota, tindakan oknum – oknum pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon ini sudah menyimpang dan sangat keterlaluan.

“Staf – staf di BKPSDM Kota Ambon berhenti bertindak seperti kepala Badan Kepegawaian Negara,( BKN) ,” tegasnya.

Dikatakan, saat ditunjuk sebagai penjabat Wali Kota berapa waktu lalu, dirinya telah memperingatkan jajaran BKPSDM kota Ambon untuk tidak melakukan kerja-kerja kotor seperti pungli maupun cara cara yang tak terpuji dalam bekerja.

Untuk itu Ia menegaskan kepada seluruh ASN supaya bekerja serius dengan penuh rasa tanggung jawab dan syukur, dan tidak usah menyamakan diri dengan seorang pejabat.

Baca juga :   Ini Kata Wali Kota pada Pembukaan PKJL AMGPM Dakota Ambon 2026

Sebagaimana diketahui, hingga kini dua oknum ASN BKPSDM Kota Ambon diduga terlibat dalam perkara ini. Dan juga 20 orang guru yang diduga menjadi korban terkait masalah ini.
Selain itu, Ambon Inspektorat kota telah diperintahkan melakukan audit dan investigasi terkait masalah ini.

“Bapak/ Ibu jangan mau ditipu,ikuti aturan yang berlaku dalam pengurusan kenaikan pangkat ,” tukasnya.(****).