Tanggapi Persoalan Rumdis dan Asrama SMAN 20 SBB, Kontraktor Ngaku Segera Lunasi Upah Tukang

IMG-20261021-WA0007

MediatorMalukuNews.com_ Menanggapi pemberitaan media ini terkait belum digunakannya dua Rumah Dinas (Rumdis) dan satu Asrama milik SMA Negeri 20 Seram Bagian Barat (SBB) di Desa Elpaputih, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten SBB yang dimuat media ini kemarin, dimana dinyatakan adanya dugaan upah tukang belum terbayar, pihak kontraktor yang menangani proyek fasilitas sekolah tersebut angkat bicara.

Dalam komunikasi via telepon kepada media ini, Selasa (20 /10/2026) Perwakilan Kontraktor CV. Ami Siwa mengaku untuk pengerjaan fasilitas sekolah tersebut, pihaknya membayar ongkos kerja tukang sebesar Rp 65 juta.
Namun dalam perjalanan pekerjaan, diduga tukang menggunakan pekerja lain untuk pengerjaan sehingga ada pembengkakan biaya.

Menurut perwakilan perusahaan juga, selama pengerjaan proyek tersebut, tukang sudah meminta panjar ongkos kerja sehingga dari keseluruhan upah tukang tersebut hingga tersisa kurang dari Rp.5 juta.

Pihak kontraktor juga menyatakan, ada pekerjaan finishing yang belum dikerjakan oleh tukang yang belum diselesaikan pada bangunan tersebut, tetapi tanpa diketahui sebabnya pihak tukang sudah mengambil kunci dari bangunan tersebut yang dititipkan ke salah satu pegawai SMA Negeri 20 SBB bernama Pak Edwin.

Baca juga :   Upaya Jadi Produsen Garam, Pemkot Tual Lakukan Ini

Pihak kontraktor dalam pengakuannya tetap berkomitmen melunasi tunggakan upah tukang tersebut secepatnya sesuai dengan kontrak yang disepakati sebelumnya, yakni Rp 65 juta.( Nicko Kastanja)