Polres Buru Selatan Salurkan 2.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang di Dusun Fatsinan
MediatorMalukuNews.com– Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang, Polres Buru Selatan kembali hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pendistribusian air bersih di Dusun Fatsinan, Desa Kamlanglale, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 10.30 WIT.
Dalam kegiatan tersebut, Polres menyalurkan sebanyak 2.200 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak kekeringan selama kurang lebih enam bulan terakhir.
Kegiatan pendistribusian air bersih ini dipimpin langsung Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi Parningotan Lorena bersama sejumlah pejabat dan personel Polres Buru Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ren Polres Buru Selatan, AKP Erson D. R. Sambadjati, Kapolsek Namrole, AKP Donald J. ILely, Paursubagfaskon Bag Log Polres Buru Selatan, IPDA Firman Djati, Bhabinkamtibmas Desa Kamlanglale, AIPTU Asis Cahyana, personel Polres Buru Selatan, serta Kepala Dusun Fatsinan, Silas Latbual .
Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan dasar akibat berkurangnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Buru Selatan berupaya membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung, tak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Diketahui, Dusun Fatsinan dihuni kurang lebih 32 kepala keluarga yang saat ini menghadapi persoalan serius terkait ketersediaan air bersih.
Kondisi kemarau yang berlangsung selama kurang lebih enam bulan menyebabkan sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat mengalami kekeringan. Situasi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari warga, mulai dari pemenuhan kebutuhan air minum, memasak, mandi, hingga mencuci.

Sebelum mengalami kekeringan, masyarakat Dusun Fatsinan biasanya mengandalkan sumber air yang berasal dari Kali Waeteba untuk memenuhi kebutuhan rutinitas. Namun, akibat musim kemarau berkepanjangan, kali tersebut kini mengalami kekeringan sehingga tak lagi dapat dimanfaatkan sebagaimana biasanya. Kondisi ini membuat masyarakat harus mencari alternatif sumber air agar kebutuhan rumah tangga tetap dapat terpenuhi di tengah keterbatasan yang ada.
Selain mengeringnya Kali Waeteba, masyarakat sebenarnya memiliki satu bak penampungan air bersih yang merupakan bantuan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku. Akan tetapi, fasilitas tersebut saat ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena pipa saluran air yang menghubungkan penampungan dengan rumah-rumah warga mengalami kerusakan. Akibatnya, fasilitas yang seharusnya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat belum dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Menghadapi kondisi tersebut, warga Dusun Fatsinan terpaksa mengambil air dari sejumlah mata air yang berada di lahan perkebunan milik warga di sekitar dusun. Sumber air alternatif ini menjadi salah satu tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, keterbatasan sumber air dan kondisi musim kemarau panjang membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak.
Melihat kondisi tersebut, Polres Buru Selatan hadir dan menyalurkan sebanyak 2.200 liter air bersih yang diperuntukkan bagi masyarakat Dusun Fatsinan.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama untuk kebutuhan konsumsi, air minum, mandi, dan mencuci. Penyaluran air bersih tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak kekeringan.(LS)
