Hadiri Pelantikan Pengurus Osis, Kapolres SBB Nyatakan Momentum Belajar Tanggung Jawab Kepemimpinan
MediatorMalukuNews.com_ Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Refindo Pradikta Rulando melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) atau Police Goes to Schoo di SMP Negeri 1 Seram Barat, Desa Piru, Kecamatan Nyatajan Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT tersebut menjadi bagian dari upaya Polres SBB dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan kedisiplinan, serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari perundungan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres disambut Kepala SMP Negeri 1 Seram Barat, Ny. W. Manupassa sebelum mengikuti prosesi pelantikan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Seram Barat masa bakti 2026–2027 di aula sekolah.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan surat keputusan kepengurusan OSIS, pengucapan janji, pelantikan pengurus oleh kepala sekolah, serta penandatanganan berita acara.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pelantikan pengurus OSIS bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk belajar tentang tanggung jawab, integritas, dan kepemimpinan sejak dini.
Kapolres juga berbagi pengalaman saat dirinya menjadi pengurus OSIS ketika masih duduk di bangku SMP hingga SMA. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi salah satu bagian dari proses pembelajaran dalam membangun jiwa kepemimpinan.
Ia menegaskan setiap janji yang diucapkan harus dilaksanakan penuh tanggung jawab, baik kepada Tuhan Yang Maha Kuasa maupun kepada diri sendiri dan lingkungan sekolah.
“Sebagai pengurus OSIS, adik-adik harus mampu menjadi contoh yang baik, bukan hanya dalam perkataan dan tindakan, tetapi juga dalam prestasi belajar, kesantunan, akhlak, serta kepatuhan terhadap aturan sekolah,” tegas Kapolres.
Menurutnya, pengurus OSIS harus mampu membuktikan bahwa aktif berorganisasi tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi akademik. Sebaliknya, para pengurus OSIS harus menjadi garda terdepan dalam memberikan teladan positif bagi siswa lainnya.
Kapolres juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, termasuk kenakalan remaja, aksi tawuran, serta pengaruh negatif media sosial dan lingkungan pergaulan.
Karena itu, ia mengingatkan para siswa agar mampu memilih lingkungan pertemanan yang positif dan tak mudah terpengaruh perilaku yang bertentangan dengan norma serta aturan yang berlaku.
“Sebagai pengurus OSIS, adik-adik harus mampu memengaruhi lingkungan pergaulan ke arah yang positif, bukan justru terpengaruh oleh lingkungan yang tidak baik. Jadilah agen perubahan yang membawa dampak positif bagi teman-teman dan sekolah,” pesannya.
Kapolres turut mengingatkan kepengurusan OSIS baru tak serta-merta menghapus seluruh program pengurus sebelumnya hanya untuk menunjukkan perubahan.
Menurutnya, setiap program harus dinilai berdasarkan manfaatnya bagi sekolah dan para siswa.
Ia berharap masa bakti satu tahun dapat dimanfaatkan sebaik mungkin menghadirkan kegiatan bermanfaat, membangun kebersamaan, dan meninggalkan prestasi membanggakan bagi sekolah.
“Ini merupakan tahap awal untuk belajar tentang kepemimpinan. Laksanakan setiap tanggung jawab dengan hati yang ikhlas, penuh semangat, dan gembira. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkembang, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan,” tambahnya.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ny. M. Siahaya sesi foto bersama, pembuatan video singkat Salam Polisi, dan penutupan.
*Edukasi Siswa Kelas VII, Kapolres Tekankan Pencegahan Bullying dan Narkoba*
Pada pukul 09.45 WIT, Kapolres SBB melanjutkan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dengan memberikan edukasi langsung kepada siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Seram Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah materi penting yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan perlindungan generasi muda, meliputi penanaman kedisiplinan, pencegahan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan kenakalan remaja, serta motivasi belajar.
Para siswa diajak untuk mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru, menghargai sesama teman, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat tanpa kekerasan maupun tindakan perundungan.
Kapolres pun mengingatkan penyalahgunaan narkotika, pergaulan yang berisiko, dan aksi tawuran dapat membawa dampak buruk bagi masa depan pelajar. Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang positif, dan berani menjauhi segala bentuk perilaku negatif.
Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan kenakalan remaja, Kapolres memotivasi para siswa agar tekun belajar, mengembangkan potensi diri, dan terus berusaha meraih cita-cita.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan atau Police Goes to School, Polres SBB berharap kehadiran Polri di lingkungan sekolah dapat memperkuat kemitraan dengan pihak pendidikan sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum, kedisiplinan, dan karakter positif di kalangan pelajar.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Polres Seram Bagian Barat mendukung terciptanya generasi muda berprestasi, berakhlak baik, taat aturan, serta mampu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 1 Seram Barat bersama dewan guru dan para siswa, Kasat Binmas Polres SBB IPTU Nismon Shifu bersama personel Binmas, serta Kasubsi Penmas Si Humas Polres SBB IPDA Asep H. S. Souisa bersama personel.( Nicko Kastanja)
