Minyak Kayu Putih SBB Punya Kualitas Lebih Unggul dari Daerah Lain

IMG-20250829-WA0030

MediatorMalukuNews.com_ Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Yenni Rosbayani Asri mengungkapkan, minyak kayu putih yang berasal dari SBB mempunyai kualitas lebih unggul dan memiliki potensi besar laku di pasar, bila dibandingkan minyak kayu putih daerah lain. Sayangnya, kata dia, merek atau brandnya yang dikenal oleh masyarakat untuk produk tersebut adalah milik Kabupaten Buru.

Demikian kata Yenni Rosbayani dalam arahannya pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Kajian Motif Batik SBB yang terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kabupaten SBB dengan Pusat Studi Kebudayaan Universitas Gajah Mada (UGM) Jogyakarta di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Bupati SBB, Jalan JF. Puttileihalat, Kota Piru, pusat ibukota kabupaten julukan ‘saka mese nusa’ itu belum lama ini (26/8/2025).

Dia menyatakan kalau dirinya tak rela harta berharga yang dimiliki Kabupaten SBB diklaim daerah lain.
Bahkan isteri orang nomor satu di Kabupaten SBB inipun menandaskan, untuk produksi dan lahan pohon kayu putih di Kabupaten SBB lebih banyak dari Kabupaten Buru. Karena itu, sebagai bagian dari kepemimpinan di Kabupaten SBB, dirinya merasa bertanggung jawab terhadap hal tersebut.

Baca juga :   Warga Pulau Kur Alami Kekeringan, Pemkot Tual Salurkan Bantuan Air Minum

“Mari kalau perlu Kita patenkan, kalau perlu Kita bumingkan, bukan hanya Indonesia, tetapi seluruh dunia, sampai ke kancah internasional, bahwa SBB itu punya potensi kayu putih yang sangat besar karena di seluruh Indonesia tidak ada, cuma ada di SBB di Provinsi Maluku ini,” urainya bernada optimis.

Menurut Yenni Rosbayani, dengan adanya produk minyak kayu putih sebagai ikon kabupaten SBB, maka harus dijujung tinggi dan diperkenalkan untuk kepentingan identitas masyarakat. Karena itu dirinya merasa tidak suka kalau produk dari pohon kayu putih ini diklaim daerah lain.

Menurut Yenni Rosbayani, dari berbagai hasil penelitian sejumlah lembaga, kualitas minyak kayu putih Kabupaten SBB lebih baik dari Kabupaten Buru.
Selain itu, dari pengalamannya saat mengikuti Gelaran HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke -45, yang dipusatkan di Balikpapan pada tanggal 9 september lalu, dirinya menyaksikan sendiri, produk minyak kayu putih yang berasal dari SBB laku keras di stand milik Pemda SBB, dimana pada hari pertama pembukaan minyak hasil sulingan dari daun pohon kayu putih itu sudah tandas diserbu pembeli.
Ternyata, kelarisan produk minyak kayu putih asal SBB lebih cepat dari pada produk dari Kabupaten Buru. Sehingga Yenni Rosbayani bertekad dalam acara pameran Deskranas yang akan berlangsung di Jakarta akan membawa lebih banyak lagi produk minyak kayu putih
Dalam acara kegiatan Forum Group Discussion Kajian motif batik Seram Bagian Barat itu – yang dikoordinir oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten SBB tersebut, memperbincangkan dua Ikon Flora dan Fauna dari Kabupaten SBB, yakni Daun Kayu Putih dan Burung Kehicap Buano.(Nicko Kastanja)