Upaya Turunkan Stunting, Pemkab Buru Selatan dan BKKBN Rapat Koordinasi

IMG-20230815-WA0016

Namrole, MediatorMalukuNews.com -Rapat koordinasi bkkbn perwakilan provinsi maluku bersama pemerintah daerah di kabupaten buru selatan.Dalam rangka percepatan penurunan stunting yang di hadiri bupati buru selatan safitri malik soulisa,asisten satu Drs ruslan makatita,kepala dinas kesehatan wa jeny skm,kepala perwakilan bkkbn provinsi maluku Drs rentaregu dan OPD terkait 14/08/2023.

“Rapat koordinasi di lakukan pada penginapan denis yang di buka oleh bupati buru selatan safitri malik soulisa dan dalam rangka percepatan penurunan stuting. Safitri juga berharap agar instansi terkait dapat bekerja sama dengan dinas kesehatan di karenakan stunting adalah satu kejadian yang perlu di waspadai. Karena stunting bukanlah masalah di saat ini, namun tetapi akan menjadi masalah yang di akan datang.
Stunting tidak menyerang fisik tetapi juga menyerang perkembangan pada otak bayi dan anak.
stunting Juga merupakan salah satu persoalan dan telah menjadi agenda nasional. Safitri juga berharap agar masalah stunting bukanlah tugas dari pemerintah saja namu itu bagian dari kerja sama kita semua, baik dari pemerintah maupun masyarakat terutama ibu-ibu. Dan juga tidak terlepas dari tangung jawab dari seorang ayah.

Baca juga :   Menteri PMK RI Muhadjir Effendy Jadi Irup Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-79 di Kota Tual

Stunting menjadi salah satu program, terkait dengan pembangunan manusia dan bkkbn. Untuk mengawal akuntabilitas program bangga kencana dan akselarasi penurunan stunting adalah langkah yang strategis dan tepat. Di karena kan angka stuntung di kabupaten buru salatan yang sangat tinggi,ada pun harapan dari kepala perwakilan bkkbn Drs.rentaregu sebagai mana kita dapat menurunkan stuntung. Mari kita bekerja sama dengan instansi terkait agar dapat di pantau secara langsung dan dapat di laksanakan secara efektif baik dari tingkat pusat,daerah maupun tingkat desa.

Pencegahan stunting perlu ada langkah-langkah komitmen bersama, lintas koordinasi dan konsolidasi program tingkat pusat daerah sampai ke tingkat desa. Untuk itu ketahanan pangan dan gizi serta pemantauan dan evaluasi.
Program bangga kencana ,merupakan akronim dari pembangunan keluarga berencana (KB) yang menjadi salah satu program unggulan dari bkkbn bangga kencana menjadikan keluarga sebagai sandaran pembanguanan serta berfokus mewujudkan keluarga yang berkuwalitas,dan butuhkan tenaga lini di lapangan dalam pengelolaan pelaksanaan program keluarga berencana (KB) di lini lapangan.
Bupati juga berharap agar Dinas terkait dapat melakukan lintas koordinasi agar dapat bekerja sama dalam menjalankan tugas dan tangung jawab sesuai fungsi,Dan di dalam pelaksanaan program di lapangan,Tim percepatan stunting tidak bisa di lakukan sendirian oleh dinas kesehatan maupun bkkbn. Namun Tugas dan tangung jawab tersebut bisa di lakukan untuk dapat bekerja sama dalam menurunkan stunting di kabupaten buru selatan . Hal ini juga dapat di lakukan oleh dinas terkait agar dapat memantau secara aktif untuk keberhasilan program dan dapat terlaksana secara baik dan efektif tuturnya.(lopi)