Wali Kota Ambon Ajak Warga Jaga Harmoni dan Keberagaman

IMG-20260811-WA0021

Ambon, MMN- Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menilai Dialog Kebangsaan tersebut sangat penting bagi Kota Ambon yang memiliki masyarakat dengan latar belakang agama, budaya, dan kelompok yang beragam.

Menurut Bodewin, keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama, bukan menjadi alasan untuk saling menjauh.

“Mari kita menjaga keberagaman, menjaga harmoni sosial dan kehidupan bersama. Tugas kita adalah menjaga kota ini dengan baik,” pesan Bodewin di hadapan para peserta dialog, yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Ambon, Selasa (11/8/2026).

Ia mengatakan, Kota Ambon sebagai wilayah yang relatif kecil membutuhkan sentuhan dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat agar kehidupan sosial tetap harmonis.

Bodewin juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini menghadapi tantangan globalisasi yang luar biasa. Berbagai persoalan global dapat dengan mudah masuk dan memengaruhi kehidupan masyarakat melalui perkembangan teknologi dan arus informasi.

“Kita sementara menghadapi tantangan globalisasi yang luar biasa. Sadar atau tidak sadar, suka atau tidak suka, kita dihadapkan dengan berbagai persoalan global,” katanya.

Baca juga :   Kungker Perdana ke Malra, Gubernur Maluku Ajak investor Investasi di Malra

Menurutnya, dialog seperti “Bacarita Kota Ambon Par Ambon Pung Bae” penting untuk membangun kesadaran bersama agar masyarakat tetap menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan di tengah berbagai isu yang berpotensi memecah belah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Deklarasi Damai sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kedamaian, persatuan dan kesatuan di Kota Ambon.

Deklarasi tersebut dibacakan Ketua Latupati Kota Ambon, Reza Maispatela, didampingi para raja, kepala desa dan lurah se-Kota Ambon.

Melalui deklarasi itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat semangat persaudaraan, menghargai perbedaan, serta bersama-sama menjaga Kota Ambon tetap aman, damai dan kondusif.

Dialog Kebangsaan “Bacarita Kota Ambon Par Ambon Pung Bae” diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang komunikasi berkelanjutan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni sosial dan keamanan Kota Ambon. (MMN)