Akerina Optimis SDA Melimpah dan Didukung SDM Kompeten Bisa Bawa SBB Setara Dengan Daerah Lain

Oplus_131072

MediatorMalukuNews.com_ Perayaaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke – 81 di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendapat sorotan dari mantan Bupati SBB, Timotius Akerina.

Saat ditemui usai upacara pengibaran bendera di pelataran kantor Bupati SBB, Jalan JF Puttileihalat No.1, Kota Piru, Kabupaten SBB, belum lama ini (17/8/2026), Akerina masih melambungkan optimismenya pada kemajuan kabupaten bertajuk ‘saka mese nusa’ itu.

Menurut dia, dengan momen HUT Kemerdekaan RI kali ini memberikan spirit dari para pejuang kemerdekaan yang bisa ditularkan kepada masyarakat Indonesia maupun SBB khususnya, untuk membangun daerah ke kepan menjadi lebih baik sehingga dapat bersaing dengan daerah- daerah lainnya.

Terkait potensi dari Kabupaten SBB yang bisa mencuatkan kabupaten ini, Akerina mengungkapkan, banyak potensi daerah bisa dikelola secara profesional mulai dari manajemen hingga kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola itu sendiri.

“Saya merasa SBB ke depan semakin lebih baik karena didukung dengan Sumber Daya Alam yang cukup banyak, disamping Sumber Daya Manusia yang berpotensi dan memiliki kompetensi untuk mengelola Sumber Daya Alam yang melimpah ini, dalam rangka pengembangan SBB ini kedepan, jadi tidak perlu ragu dan pesimis karena SBB kedepan akan menjadi lebih baik, dan lebih bermartabat dan bisa bersaing maju seperti daerah – daerah lainnya” urainya optimis.

Baca juga :   Rekrutmen Anggota Posbakum di SBB Seperti "Jual Kucing dalam Karung"

Ditanya sumber daya alam di sektor apa yang dapat dikembangkan di SBB, Akerina mengatakan, ada tiga sektor yang menjadi prioritas untuk dikembangkan, antara lain: pertanian, perikanan dan pertambangan. Pasalnya, ketiga sektor itu bisa menghasilkan pendapatan dari sisi penerimaan APBD daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

” Kita tidak bisa terlalu berharap banyak untuk DAU dan DAK karena adanya anggaran, karena itu harus ada inovasi daripada para pemegang kekuasaan di Kabupaten Seram Bagian Barat untuk bisa mengelola potensi – potensi yang ada, bisa menjadi potensi yang bisa membangun SBB kedepan menjadi yang lebih baik” jabarnya.

Akerina menegaskan, efisiensi anggaran yang ditandai dengan pemotongan anggaran transfer anggaran dari Pusat ke Daerah sangat berpengaruh bahkan di Tahun 2027 efisiensi masih berlanjut, sehingga dibutuhkan SDM yang profesional yang bisa mengelola SDA di Seram Bagian Barat ini.( Nicko Kastanja)