OJK Dukung Pengembangan UMKM di Ambon Melalui QRIS

Screenshot_2026-09-03-17-09-20-69_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Ambon, MMN-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku berkomitmen terus mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon melalui peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan layanan keuangan digital.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billadi, usai pembukaan kegiatan DPRD Expo 2026 di Kota Ambon, Rabu (2/9)

 

Menurut Billadi, OJK bersama Pemerintah Kota Ambon ke depan akan terus membangun kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM, khususnya dalam memahami dan memanfaatkan berbagai produk serta layanan keuangan.

 

“Ke depan, kita bersama-sama dengan Pemerintah Kota akan terus mengembangkan UMKM, termasuk meningkatkan literasi keuangan bagi para pelaku UMKM,” ujar Billadi.

 

la berharap para pelaku UMKM tidak hanya berorientasi pada aktivitas jual beli, tetapi juga mulai memanfaatkan produk dan layanan sektor jasa keuangan, seperti tabungan dan berbagai layanan perbankan lainnya.

 

Selain peningkatan literasi keuangan, OJK Maluku juga mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam setiap transaksi usaha.

Baca juga :   Jasa Raharja Raih Predikat Gold dalam Ajang Bina Mitra UMKM Award 2024

 

Menurutnya, penggunaan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga membantu menciptakan rekam jejak transaksi yang lebih tertata.

 

“Kita juga akan mendorong para pelaku UMKM untuk menggunakan QRIS dalam setiap transaksi. Dengan demikian, transaksi usaha mereka dapat tercatat dengan baik,” katanya.

 

Rekam jejak transaksi tersebut, lanjut Billadi, dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha ketika membutuhkan akses pembiayaan dari lembaga perbankan.

 

“Hal ini tentunya akan sangat membantu ketika para pelaku UMKM membutuhkan akses pembiayaan dari perbankan, karena rekam jejak transaksi mereka sudah tersedia dan dapat menjadi salah satu pendukung dalam proses pengajuan pembiayaan,” jelasnya.

 

Billadi menambahkan, OJK Maluku akan terus

memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang membuka ruang promosi dan pengembangan bagi UMKM, termasuk melalui pelaksanaan DPRD Expo 2026.

 

Menurutnya, expo menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kemandirian usaha.

 

“Oleh karena itu, kami akan selalu mendukung berbagai kegiatan seperti expo ini, karena menjadi ruang yang sangat baik untuk mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas pasar, serta meningkatkan kapasitas dan kemandirian para pelaku usaha,” pungkas Billadi. (MMN)