Deklarasi Kampanye Damai, Ketua KPU Aru: Nikmati Pesta Demokrasi dengan Sukacita, Jangan Saling Jatuhkan Satu Sama Lain

IMG-20240926-WA0016

MediatorMalukuNews.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru, Halati Mangar mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten julukan Jargaria dapat menyambut pesta demokrasi serentak 2024 dengan sukacita. Diminta jangan saling menjatuhkan satu sama lain, sehingga proses pesta demokrasi ini berjalan sukses dan menghasilkan pemimpin yang diharapkan untuk membangun kabupaten tersebut.

Demikian kata Ketua KPU Aru ini, ketika pihaknya memotori kegiatan deklarasi kampanye damai pemilihan calon bupati dan wakil bupati (Wabup) Kepulauan Aru periode 2024-2029 di Lapangan Yos Sudarso Dobo, pusat ibukota Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu, (25/09/2024).

Terlihat kegiatan ini dihadiri Bupati Aru, Johan Gonga, Komisioner KPUD Aru, Komisioner Bawaslu Kepulauan Aru, Forkopimda, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Aru, para kandidat calon bupati dan calon wakil bupati serta pimpinan partai politik (Parpol) pendukung serta sejumlah warga masyarakat Kota Dobo.

Ketua KPU Aru, Halati Mangar dalam sambutannya pembuka kegiatan tersebut menyatakan, berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 13 tahun 2018 tentang Kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur bupati dan wabup serta walikota dan wakil walikota maka sangat penting untuk KPU melakukan deklarasi kampanye damai.

Baca juga :   Dua Paslon Calkada Aru Ditetapkan, Ketua KPU: 'Head to Head' Sehat

Selain itu, sangat penting pula melaksanakan pilkada kali ini sebagai pendidikan tinggi untuk memperoleh pengetahuan tambahan tentang demokrasi yang damai, jujur, amanah, dan terbuka serta momen menjadikan pilkada serentak 2024 di kabupaten julukan Jargaria ini sebagai contoh untuk pilkada di daerah lain yang juga merupakan proses politik yang menjadi sorotan penting bagi masyarakat sebagai sarana implementasi kedaulatan rakyat melalui partisipasi politik, sebagaimana tertuang dalam undang-undang republik Indonesia nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan gubernur bupati dan walikota sehingga menjadi kewajiban bahwa kampanye pemilu harus dilakukan dengan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakan, pilkada serentak merupakan upaya menciptakan politik dan lokal responsif. Dengan begitu tingkat partisipan, selain itu, hasil pilkada juga harus mampu antarkan masyarakat pada kondisi sosial politik dan ekonomi lebih baik, yang akan melahirkan pemerintahan yang baik secara lebih profesional, demokratis dan memberikan dampak nyata terhadap perubahan politik di bumi Jar Garia.

Pilkada serentak, lanjut Ketua KPU ini dapat berjalan lancar aman dan kondisi efisien dan berkualitas sesuai dengan harapan masyarakat kabupaten kepulauan Aru. Untuk itu aturan hukum menjadi hal sangat penting Masyarakat pun tak dapat menembuskan keberlangsungan pilkada serentak hanya kepada penyelenggara pemilu tetapi jauh dari itu, dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberhasilan pilkada 2024 di bumi Jar Garia tercinta ini berdasarkan harapan-harapan idealis di atas mata seluruh peserta pemilu serentak kali ini.

Baca juga :   Esok DPRD SBB Gelar Reses Masa Sidang II Tahun 2025- 2026

Kata Mangar, untuk mengedepankan politik berdasarkan nilai-nilai kemaslahatan yakni selalu mengutamakan kepentingan rakyat menunjukkan perilaku politik kemajuan peradaban. Oleh karena itu, diharapkan semua calon simpatisan harus diperoleh dengan sikap dan pendekatan yang santun.

“Saya sebagai pimpinan KPU Kabupaten Kepulauan Aru dan juga anak perempuan Aru berharap dan mengajak semua untuk memotivasi diri sendiri diri dulu setelah itu baru memotivasi orang lain untuk selalu melakukan hal-hal yang bermanfaat melakukan hal-hal yang dapat membuat diri lebih baik dari sebelumnya dan memberi inspirasi bagi diri sendiri dan masyarakat yang berada di kabupaten kepulauan Aru.,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya Mangar berharap masyarakat Kepulauan Aru dapat menikmati pesta demokrasi ini dengan suka cita dan tidak menjatuhkan satu sama lain.

” Yang sangat menjadi harapan kami berlima pimpinan KPU adalah nikmati pesta demokrasi pilkada ini dengan suka cinta dan tidak menjatuhkan satu sama lain karena kantong semua Jargaria. Semua orang dan dapat menjaga agar kondisi kepulauan aru aman dan tetap kondusif,” harapnya.

Baca juga :   Paslon SMS -Beno Nyatakan Sikap Bakal Menangkan Pilkada Bursel

Diketahui, kegitan itu dilanjutkan dengan penandatangan Deklarasi kampanye damai oleh Komisioner KPU, Bawaslu, Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan para pimpinan partai politik (Tim)