Diduga Salahi Rute Pelayaran, KemenHubla Diminta Evaluasi Kapal Perintis Trayek Kecamatan Wetang MBD

IMG-20231028-WA0002

MediatorMalukuNews.com – Untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kecamatan Pulau-pulau Wetang Kabupaten Maluku Barat Daya, akan minimnya transportasi laut khusunya Kapal Perintis, maka oleh Direktorat Perhubungan Laut ( Dir Hubla) mengalokasikan 3 unit kapal perintis untuk menyinggahi Kecamatan yang baru dimekarkan. Ketiga kapal perintis itu adalah Sabuk Nusantara (Sanus) 28, 34 dan 60 dan Pihak Pemenang tender kapal Sabuk 34 adalah PT CBA berkedudukan di Surabaya untuk Sanus 28 dimenangkan oleh PT Inti Irama Line berkedudukan di Tual Sementara Sanus 60 dikelola langsung Dari ketiga Kapal perintis tersebut, Sesuai izin trayek dua diantaranya wajib menyinggahi Pelabuhan Desa’Herley Kecamatan pulau pulau Wetang yaitu Sanus 28 dan sabuk 34 harus singgah namun selama ini pihak perusahan dan pihak Syahbandar Tepa diduga kongkalikong untuk tidak menyinggahkan kedua kapal perintis itu sesuai rute pelayaran.

Sejumlah warga masyarakat Kecamatan Pulau-pulau Wetang kepada wartawan media ini mengaku kecewa lantaran ulah tersebut, “katong harap kapal perintis tersebut singgah di pelabuhan Herley supaya mempermudah katong untuk berlayar tapi karena tidak singgah sehingga katong harus menyeberang ke dermaga Kota Tepa baru Bisa naik ke Kapal.”

Baca juga :   Jasa Raharja Berhasil Tekan Angka Fasilitas Lakalantas, 152.243 Korban Terima Santunan

” Ungkap warga dengan nada kesal walau begitu mereka mengaku bahwa sering ada yang singgah tapi hanya sebentar sekitar 5 menitan langsung seruling panjang dsn. Berangkat
direktur PT CBA, Yang diwakili Dany Suanthe yang di konfirmasi dengan keras membantah informasi warga masyarakat tersebut, karena menurutnya sesuai Pengakuan Riky sebagai nakhoda bahwa kapal perintis yg dikelola oleh PT CBA secara rutin menyinggahi pelabuhan Herley
berdasarkan di cumen Kapal Yang diketahui pihak Syahbandar Tepa bahwa kapal perintis yg dikelola oleh PT CBA rutin singgah Kecamatan Pulau Wetang di pelabuhan Herley jadi sangat lucu kalau ada yang bilang tidak singgah ” ujar Dany Melalui pesan’ WhatsAppnya seraya meminta agar menghubungi perwakilan PT CBA Tepa.
Perwakilan PT CBA Tepa, Rudy Luther yang dikonfirmasi mengatakan silahkan cek ke Syahbandar Krn Saya tidak punya urusan dengan Kapal perintis, cetus Rudy
pihak Syahbandar Tepa beberapa kali hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat, termasuk PLH, Shanty Garium, Bapa Shyabadar seng ada di kantor termasuk Ibu PLH Shanty Garium ungkap salah satu pegawai honor Yang di ketahui bernama Natanel Koupun.
kalau kapal perintis yg dimaksud selalu singgah di pelabuhan Herley karena documen Kapal diurus di Syahbababdar jadi saya tau” ungkap Natanel kendati demikian dirinya kembali menegaskan bahwa kalau Kapal perintis trayek Kecamatan Wetang tdk ada yg singgah.” Oh kalau Kapal perintis Yg trayek Kecamatan Wetang tidak ada yg singgah, itu- ssya tau karena Selalu bikin Surat di Katong,” ujarnya polos

Baca juga :   Pekerjaan Proyek Lab SMAN 11 MBD Bernilai Ratusan Juta Diduga Tak Sesuai Bestek

Pewarta (Decius Laisoka, Jokro Tiotor. Febrian Ms Palpiay)