Keluarga Besar “Amkay” Kabupaten Buru Selatan Gelar Natal Bersama

IMG-20231223-WA0020

MediatorMalukuNews.com – Kerukunan keluarga besar “Amkay” menggelar kegiatan Natal bersama sesama orang Kei yang tergabung dalam organisasi ini di Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

Kegiatan ini dilaksanakan di gedung serba guna Namrole, ibukota kabupaten Bursel.

Kegiatan perayaan hari besar keagamaan jelang puncak perayaan Natal tanggal 25 Desember kali ini dinilai memberi kesan positif dan membawa suka cita tersendiri karena kegiatan Natal ini saling mempertemukan sesama orang saudara yang tinggal di tanah rantau.

Wakil Bupati Busel, Gerson Eliaser Silsily dan istrinya Cornelia Loppies/Silsily terlihat hadir mewakili pemerintah daerah setempat.

Pantauan media ini, acara Natal ini berjalan alot dan terlihat menarik karena diisi dengan sambutan tarian tarian – atau tarian adat panah asal Maluku Tenggara.

Selain itu acara tersebut dihadiri Ketua PD Amkay, Ali Fakoubun, Sekretaris Amkay, G. Yosep tortet, organisasi perangkat Daerah (OPD) anggota DPRD, Kepala Kementrian Agama, Pejabat Desa Wali, Ny Sufro Yanti Seknun, Ketua BPD Desa wali M.Ali Seknun, bapak imam Desa Wali,anggota DPRD Abdul Gani Rahawarin, TNI,POLRI.tokoh adat,tokoh masyarakat,OKP,LSM, serta para undangan lainnya baru- baru ini ( 22/12/2023).

Acara. Natal bersama keluarga Amkay menyebarkan undangan ke enam kecamatan sebanyak lima ratus undangan sesuai apa yang disampaikan Sekertaris Amkay. Hal ini dilakukan agar menjalin silaturahmi kekeluargaan warga Kei, baik dari kalangan Islam mau pun Kristian sehingga dapat memperat tali silaturahmi antara umat beragama di kabupaten Bursel.

Baca juga :   MxTrend Hadir untuk Berbagi: Memberi Senyum kepada Anak Yatim dan Lansia

Sebagaimana diketahui organisasi amkay merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan yang di dalamnya terhimpun seluruhnya orang kei yang ada di ini, mulai dari ujung Waetawa sampai ke Waehotong. Organisasi ini terstruktur dari pengurus pusat,wilayah,daerah, kecamatan, hingggga tingkat desa, organisasi ini juga sudah terbentuk se-tahun lalu dan telah terdaftar pada kesatuan bangsa dan politik (kesbang pol) Kabupaten Bursel.

“Dalam bingkai amkay ini merupakan salah satu moto ‘AIN NI AIN’ atau satu gandeng satu khususnya membangun indonesia dan buru selatan dari segala bidang,’ ucap ketua PD amkay, Ali Fakoubun.

Dikatakan sedikit mereview ingatan bahwa sungguh hebat dan tangguhnya perjuangan orang kei untuk bersama-sama masyarakat Busel saling mendukung kemajuan di wilayah ini, karena ada sebagain dari prang Kei telah ikut bersama masyarakat lainnya menjadi guru di sekolah-sekolah, ada pula menjadi imam, guru mengaji, pastor dan pendeta dengan gaji se-adanya yang di saat itu pulau buru masih jauh dari kemajuan.

Ini merupakan perjuangan tanpa pamrih dari para tokoh pendidikan,tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Dan akhir tahun ini kami keluarga besar Amkay kabupaten buru selatan akan melaksanakan dua kegiatan besar yaitu perayaan natal dan zikir akbar yg akan direncanakan tanggal 28 Desember 2023, bertempat di Masjid Al Badrun Desa Wali.
Kegiatan ini, juga merupakan awal dari organisasi amkay dalam rangka menyongsong pelantikan pengurus amkay kabupaten buru selatan periode 2023-2028, ” tandas Fakoubun dalam sambutannya.

Baca juga :   Ketua komite Bersama orang tua Siswa Gotong Royong Bangun 1 RKB SMAN 14 Namrole

Wakil Bupati, di tempat yang sama ikut berterimah kasih atas nama pemerintah daerah kabupaten buru selatan dan pribadi. Sembari mengucapkan selamat natal,dan terima kasih kepada keluarga amakay buru selatan.

“Karena dengan rahmat Tuhan kita dapat bersama melakukan natal bersama. Dan semoga ini untuk membawa kedamaian, kesejahteraan bagi umat kristiani dan lainnya,” ujarnya.

Silsily juga memberi semangat bahwa
perayaan natal ini merupakan salah satu bentuk pengakuan iman umat kristiani kepada Allah yang telah mengaruniakan anak- Nya yang tunggal sebagai juru selamat.raja damai dan pembawa terang bagi manusia. Ia datang ke dalam dunia untuk membawa syalom bagi seluruh umat manusia. oleh karena itu, merayakan natal bukan hanya sekedar kebiasaan atau tradisi semata melainkan harus benar-benar murni hal ini juga merupakan bentuk dari iman aktualisasi dan kasih kepada Tuhan dan sesama,melalui berbagai tugas pelayanan, pengabdian sesuai karunia dan talenta yang kita miliki.Agar kita saling melengkapi untuk dapat menciptakan ke harmonisan tidak saling konflik, kekerasan, peperangan dalam suasana seperti itu.

Baca juga :   Pemda Malra Teken PKS dengan KKP RI

Orang nomor dua kabupaten buru selatan ini berharap agar semua pihak bersama – sama melakukan kebajikan dalam melakukan kebahagiaan kemanusiaan yang hakiki yang harus dihadirkan dalam merayakan natal.

“Kita menyadari bahwa bangsa kita ini adalah bangsa yang majemuk terdiri dari suku,agama,etnis bahasa dan budaya yang berbeda-beda, hal ini juga merupakan salah satu adat dan tradisi kita agar kita saling menghormati antar sesama umat manusia,”

Silsily berharap seluruh keluarga amakay buru selatan menjadi pelopor pemersatu bangsa serta menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan termasuk di dalamnya mendukung lewat doa dan partisipasi aktif dalam berbagi kebijakan dan program pemerintah demi terwujudnya masyarakat buru selatan yang semakin berbudaya saing dan sejahtera.
Dan, di dalam suana natal di tahun ini keluarga amkay juga diharapkan mencipakan kedamaian penuh kerukunan agar menjadi cita-cita pemerintah daerah agar natal ini bisa tercipta dengan kedamaian, sebagaimana tema ” Kami datang untuk menyembah Yesus Sang Raja”.

Akhir acara ini digelar dengan sesi foto bersama keluarga Amkay. (Yanto)