Maluku Punya Potensi SDA Perikanan Terbesar, Tapi Minim Pengelolaan

IMG-20240126-WA0002

MediatorMalukuNews.com – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI-P Mercy Ch Barends menyatakan Provinsi Maluku memilki potensi sumber daya alam (SDA) perikanan terbesar di kawasan Timur Indonesia, namun, masih tertinggal dari daerah lain di tanah air karena minimnya sarana pengelolaan.

Sehingga Masih perlu dukungan dan perhatian dari semua pihak, baik pemerintah, swasta dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang sangat memiliki potensi bagus untuk dikembangkan guna meningkatkan pendapatan mereka.
Salah satunya sektor usaha di bidang pengolahan hasil perikanan.

Hal ini disampaikannya kepada media di Santika Hotel Ambon, Kamis (25/1/2024.)

Barends menjelaskan, dengan adanya pelatihan yang diselenggarakan di hari ini bisa memberikan manfaat dan pengetahuan bagaimana cara pengolahan ikan dan sumberdaya perikanan lain yang bisa memberikan pendapatan bagi ibu – ibu maupun kalangan usia mudah untuk mengembangkan UMKM.

Untuk itu, perlu adanya bantuan Kredit Usaha Rakyat dari Pemerintah.

Dikatakan, Badan Riset dan Inovasi Nasional ( BRIN) pada berbagai kesempatan telah memberikan berbagai pelatihan usaha di berbagai Kabupaten/ kota di Maluku dan sudah banyak kali mendapat respon positif serta manfaat yang luar biasa.

Baca juga :   Indosat Ooredoo Hutchison Buka Peluang Technopreneur Perempuan di Maluku Melalui SheHacks 2025

“Kerjasama ini dilakukan bukan hanya untuk peningkatan kualitas perekonomian masyarakat Maluku pada umumnya tetapi lebih dari peningkatan kualitas perekonomian masyarakat Kecil terutama ibu Ibu rumah tangga,”jelasnya.

Ditambahkan, dengan adanya potensi perikanan Maluku yang cukup besar kurang lebih 4 juta Ton per tahun dan telah menyumbangkan 37 persen bagi sektor Perikanan Nasional.

‘Nah, kalau potensi ini bila diolah dengan baik sudah berapa banyak yang dapat memberikan sumbangan bagi Peningkatan ekonomi keluarga,” katanya.

Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan sumbangan positif bagi peningkatan ekonomi keluarga. ()