PJ Sekda Malra Buka Kegiatan Dialog Lintas Agama dan Pemuda

IMG-20240426-WA0062

MediatorMalukuNews.com –  Penjabat (Pj) Bupati Maluku Tenggara (Malra) Drs. Jasmono, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj. Sekertaris Daerah Malra Nicodemus Ubro mengatakan, fenomena dan gesekan yang terjadi di Bumi Larvul itu turut menguras benih-benih kasih sayang dan cinta antar warga

Beberapa bulan terakhir ini, dimana sering terjadi gesekan-gesekan sosial yang memicu ketegangan antar warga masyarakat.

Demikian ungkapnya ketika menghadiri pembukaan Dialog Lintas Agama, Lintas Generasi tahun 2024, Kerjasama Pemuda Malra dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Malra, dimana berlangsung di Ballroom Hotel Kimson Center Langgur Kamis, (25/4/2024).

Pj.Sekda menyebutkan fenomena tersebut, jika terus dibiarkan tanpa tindakan positif, terarah, matang dan persuasif dari semua pihak, maka bakal melahirkan benih-benih kebencian dan kekacauan yang jauh lebih besar, untuk itu perlu disikapi secara serius oleh semua pihak sehingga semuanya dapat teratasi untuk kebaikan bersama.

“Seiring perjalanan waktu, benih-benih kasih sayang, saling menghormati, saling gotong-royong, dan harmonis antar kita kian terkikis. Pesan para leluhur Evav-Kei:
“Vuut Ain Mehe Ngivun, Manut Ain Meher Tilur, Suuk Reen, Seang Fangnanang, Blet
Hormat” kini tinggal menjadi kenangan, tanpa narasi dan literasi.

Baca juga :   Jalin Sinergitas, Babinsa Koramil 1504-01/Baguala Komsos di Desa Nania

Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak tak henti merawat kembali kebesaran adat istiadat Kei dengan menjaga ucapan, kebiasaan, tindakan, gagasan serta karya.

“Ingat bahwa, sejarah enggan menulis nama kita, ketika generasi ini tidak bisa kita merawatnya dengan motto kita: “Mengumpulkan yang tersesat, Menyambung yang terputus, dan Menyatukan yang tercerai”.

Kegiatan dialog ini lanjut Ubro, penting dan strategis untuk merumuskan pikiran-pikiran cerdas dan yang terbaik dari semua pihak yang dijadikan sebagai referensi penting dalam menghadapi berbagai kemelut kemanusiaan yang terjadi di Malra.

“Insya Allah menjadi negeri yang Baidatum Thoibatun Warobbun Gotur,”serunya .

Mengutip pernyataan Perdana Menteri Inggris Margareth Thecer, sosok perempuan pertama yang mengatakan bahwa, perhatikan apa yang anda pikirkan, karena akan melahirkan perkataan.

“Perhatikan apa yang anda katakan, karena akan melahirkan tindakan (Action), perhatikan tindakan anda dan diulangi terus akan melahirkan kebiasaan (Habits), perhatikan kebiasaan-kebiasaan anda karena akan melahirkan karya dan perhatikan karya anda karena akan menjadi keberuntungan atau kecelakaan.

Ungkapan di atas menarik untuk dicermati dengan baik, betapa tidak, kondisi sosial, ekonomi, budaya dan peradaban kita saat ini mengalami proses turbulensi yang
mengharuskan sang pilot untuk segera melakukan tindakan penyelamatan dalam
penerbangan, ketika kondisi buruk dan emergency.

Baca juga :   Pangkoops Udara III Pimpinan Upacara Sertijab Komandan Lanud Dominicus Dumatubun Langgur

“Artinya sebagai unsur penanggung jawab, baik sebagai pemerintah, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, kita adalah team work yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk merawat masyarakat kita, masyarakat Maluku Tenggara, di Negeri Evav yang kaya akan adat istiadat (Local wisdom),” ungkap Sekda.

Kegiatan dialog tersebut menghadirkan para tokoh agama juga kaum muda di Malra.(Al)