Dana TPU Tiakur Realisasi Tahun Depan

IMG_20240705_171717

MediatorMalukuNews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Bagian Tata Pemerintahan (Tatapem) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten MBD optimis tahun depan (2025) dana pembangunan Tempat Pemakaman Umum di Tiakur, pusat ibukota Kabupaten MBD senilai Rp RP.4 miliar bisa terealisir. Untuk itu, pihak Tatapem Setda MBD terus memperjuangkannya.

Kepala Bagian Tatapem Setda Kabupaten MBD, Hendri Augustyn mengatakan, soal pengadaan lahan TPU di Tiakur pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp.4.miliar. Dana bakal dipergunakan membangun lokasi TPU bertempat di Desa Patty, Kecamatan Pulau Moa yang luas lahan-nya sekitar 4,5 hektare.

“Lokasi ini berdekatan dengan Kompi C Yonif 734/SNS TNI AD,” ungkap Augustyn kepada wartawan belum lama ini.

Dikatakan, selama ini pihaknya mengalami kendala menyangkut penentuan nilai jual lahan. Sebab menyangkut kewenangan penentuan nilai bukanlah dari pihaknya melainkan dari Tim Appraisal Provinsi Maluku.

Dengan demikian, sampai pada saat ini lahan tersebut belum dilakukan survei maka belum ada kepastian harga, sehingga sampai hari inipun belum dibayar oleh Pemda MBD kepada pemilik lahan.

Baca juga :   Polsek Wetar MBD Gelar Program Minggu Kasih di Jemaat GPM Hiay

Menurutnya, Pemerintah MBD juga telah membentuk tim, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat juga telah menyiapkan master plan, tinggal menunggu tim jasa appraisal dari Provinsi Maluku. Oleh karena tim ini yang punya wewenang menentukan harga jual tanah.

“Setelah itu, Pemda MBD akan menyelesaikan pembayaran. Selain itu juga, akan dilanjutkan dengan proses tender, agar perusahaan yang menang bisa menatanya dengan baik sesuai dengan master plan TPU yang ada,” tandas Augustyn.

“Karena menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup MBD, Dalma Eoh menyebutkan, lahan yang sudah disiapkan ini akan ditata sedemikian rupa sehingga tidak menjadi sesuatu yang menyeramkan, tetapi bisa akan menjadi sesuatu yang menarik dan memiliki suasana yang menyenangkan atau juga bisa menjadi tempat wisata,” imbuhnya.

Dikatakan, denah atau master plan lahan TPU tersebut akan mengikuti contoh TPU di negara barat sehingga membuat orang yang mengunjungi tempat itu tak merasa takut atau menyeramkan.

Augustyn menambahkan, lahan TPU yang berbatasan antara Tiakur dengan Desa Patty kini sedang diperjuangkan oleh pihak Bagian Tatapem Sekretariat Daerah MBD sehingga diharapkan bakal terealisasi di tahun 2025 mendatang. (em)