Habis Berak, OTK Lempar Kotoran ke Ruang Kelas 1 SD 74 Kayu Putih – Soya Ambon

IMG-20241106-WA0050

MediatorMalukuNews.com_ Diduga habis buang hajat atau berak, Orang Tak Dikenal (OTK) melempari kotorannya ke dalam ruang Kelas 1 SD Negeri 74 Kayu Putih, Desa (Negeri) Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Akibat perbuatan yang dinilai tak bermoral tersebut, akhirnya para siswa kelas satu di lembaga pendidikan dasar itu, harus lebih awal dipulangkan ke rumah oleh pihak sekolah sebab ruangan kelas mereka dilaporkan penuh aroma bau busuk dari kotoran manusia yang jatuh berserakan di dalam kelas sehingga mengganggu aktivitas belajar.

“Katong (Kami) dapat suruh pulang sekolah dari ibu guru karena ada orang buang ‘tai’ di katong kelas,” lapor Alisya S, salah satu siswa kelas satu sekolah tersebut, ketika ditanya orang tuanya serta media ini; kenapa pulang lebih awal tak sesuai waktu pulang sekolah pukul 10.00 wit.
Kemudian perihal tersebut dibenarkan juga oleh dua kakak kelas yang bertetangga dengan rumah bocah cilik itu.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan kalau OTK bermoral ‘dengkul’ itu diperkirakan membuang kotoran manusia saat pagi buta melalui ventilasi. Kotoran itu ditaruh dalam wadah plastik makanan ukuran sedang, kemudian dibuang masuk ruangan kelas satu dan tumpah berceceran meja guru dan tumpah berceceran di bangu serta lantai kelas sebelum waktu siswa hendak masuk sekolah pukul tujuh pagi untuk menimba ilmu.

Baca juga :   Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku Mengadakan Doa Bersama Lintas Sektoral 

Peristiwa ini sempat menghebohkan para dewan guru bersama staf dan seluruh siswa sekolah setempat di pagi hari, hingga jadi bahan perbincangan di beberapa grup Media Sosial (Medsos). Bahkan menjadi sorotan sejumlah pihak terkait.

Hingga kini pihak sekolah belum mengetahui siapa sosok pelaku perbuatan tak bertanggung jawab itu.

Sebagaimana dilansir dari TIFAMALUKU.COM, disebutkan, salah satu Guru SD Negeri 74, Nel Tomasoa mengaku tak mengetahui siapa dalang dan alasan perbuatan kotor atau tak bermoral itu dilakukan.

Dia bilang sekolahnya selalu tertutup sebelum waktunya. Sehingga diduga pelaku membuang tinja itu melalui jendela.
Bahkan kata Tomasoa, perbuatan yang sama pun sebelumnya sudah dilakukan beberapa bulan lalu oleh OTK yang belum diketahui persis identitas-nya.

Perihal ini diakui sudah dilaporkan ke pihak pemerintah negeri/ desa setempat untuk disikapi. Dan juga akan dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Sementara itu, Kepala Sekolah dan guru wali kelas 1 SD Negeri 74 , Jois Papilaya belum berhasil dikonfirmasi perihal dimaksud. (****)