Tenaga Dokter Spesialis Mata yang Disekolahkan Pemkab Malra Diharapkan Kembali Layani Masyarakat
MediatorMalukuNews.com_ Sejumlah tenaga dokter spesialis mata yang disekolahkan pihak Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) diharapkan bisa kembali mengabdikan diri membantu Pemkab setempat melayani masyarakat di wilayah tersebut ketika usai menimba ilmu spesialis mata yang dipelajarinya.
“Pemkab Malra saat ini tengah menyekolahkan tenaga dokter spesialis mata. Mudah-mudahan ketika kembali, dia (Dokter bersangkutan) bisa membantu pemerintah daerah untuk pelayanan kesehatan mata di Maluku Tenggara,” kata Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Malra, Muhkzin Rahayaan kepada wartawan usai mengikuti upacara memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di pelataran Rumah Sakit Umum Karel Sadsuitubun, Langgur, baru-baru ini (12/11-2024).
Diketahui, memeriahkan HKN kali ini, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malra menggelar pemeriksaan kesehatan mata sekaligus operasi katarak gratis bagi warga masyarakat setempat sejak Senin (11/11/2024). Kegiatan ini dilangsungkan di rumah sakit daerah tersebut.
Dikatakan, bhakti sosial dalam bentuk pelayanan kesehatan ini dilaksanakan untuk memperingati HKN ke-60 sekaligus hari ulang tahun ke-11 Bening Pesing Gen, UPTD Kesehatan di bawah Dinas Kesehatan Kota Ambon.
“Kegiatan di saat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-60 dan Hari Ulang Tahun ke-11 dari Bening Pesing Gen,” tandas Rahayaan
“Ini sudah jauh hari kita rencanakan. Jadi, kita hanya menyandingkan dengan Hari Kesehatan Nasional yang ke-60,” sambungnya.
Pantauan wartawan media ini, dalam kegiatan pelayanan kesehatan gratis itu pun dirangkai bersama pembagian kacamata gratis untuk warga.
Diketahui, pemeriksaan kesehatan mata dan operasi katarak saat itu, menjangkau 20 pasien. Dan pelayanan ini dilakukan para dokter yang berada di bawah klinik Pasinggen Ambon.
“Masyarakat bisa berbondong-bondong datang melalukan periksa mata. Jadi ada rekomendasi-
rekomendasi dokter. Kebetulan ada empat orang dokter dari Belanda, juga ada empat orang termasuk dokter dari klinik Pasinggen Ambon,” jelas Rahayaan.
“Seluruhnya ada enam orang tenaga dokter spesialis mata yang turun langsung untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan, plus operasi katarak. Kalau misalkan ada indikasi gangguan pada mata yang belum sempat tertangani, direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan ke Ambon,” tambahnya.
Pelayanan rujukan ke Ambon, lanjut Rahayaan, seluruhnya tanpa biaya sebab direkomendasikan untuk pelayanan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.
Dikatakan, kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan pihaknya diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Malra. Hal ini juga dilakukan untuk menyikapi kurangnya tenaga dokter spesialis mata. (Al)
