SD Negeri Manuweri MBD Seperti Sekolah Tak Bertuan, Jendela Rusak & Atap Bolong Besar
MediatorMalukuNews.com_ Astaga !!. Kata ini mungkin tak sadar keluar dari mulut tiap orang bila memandang kondisi fisik SD Negeri Manuweri yang berlokasi di Kecamatan Pulau Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Bagaimana tidak, keberadaan sarana pendidikan dasar ini terlihat dalam kondisi tak terurus sama sekali akibat termakan usia. Mirisnya lagi, sejumlah bagian fisik sekolah terpantau rusak berat, antara lain atap sekolah, plafon, jendela dan sejumlah lainnya, membuat pemandangan fisik sekolah ini seperti bangunan tak bertuan.
Informasi yang diperoleh, para siswa yang
menimba ilmu di sekolah ini kerap tak nyaman ketika memasuki di ruang kelas. Bahkan mereka ada kalanya disuruh pulang lebih awal ketika hujan turun, mengingat ada sebagian atap sekolah bolong besar dan tak mampu membendung curah hujan ketika para siswa sedang mengikuti proses kegiatan belajar.

Kerusakan fisik sekolah ini, imbasnya para siswa menjadi korban. Karena, selain tak nyaman menimba ilmu dan kerap disuruh pulang lebih awal akibat hujan, para siswa pun sering dipaksa bergabung bersama siswa beda kelas di satu ruangan untuk mengikuti pelajaran. Biasanya, siswa kelas 1 disuruh bergabung dengan siswa kelas 2 dan kelas 3 yang menjadi kakak kelasnya, sehingga pembagian materi pendidikan tak proporsional dan tak terserap dengan baik.
Fenomena ini diakui Kepala SD Negeri Manuweri, Ny. Rahel M. Saununu kepada wartawan mediatormalukunews.com belum lama ini di sekolah tersebut.
Perempuan ini mengaku prihatin dengan keberadaan fisik sekolah yang dipimpinnya. Sebab, kata dia, para siswa didikannya menjadi korban karena tak mengenyam pendidikan dengan baik, apalagi ketika tiba musim penghujan.
Kepsek mengaku kerusakan fisik sekolah ini sudah dikeluhkannya ke pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Manuweri beserta instansi pemerintah yang khusus menangani lembaga pendidikan di Kabupaten julukan kalwedo itu, sayangnya hingga kini pihak bersangkutan sama sekalii belum menanggapi perihal dimaksud. Sehingga perihal ini menjadi suatu keresahan bagi upaya pengembangan untuk mendidik generasi penerus bangsa di salah satu desa di kepulauan terluar itu.
“Untuk itu, kami mohon dukungan untuk menyikapi pembangunan sekolah ini. Harapan kami juga semoga Pemerintah Kabupaten MBD dalam hal ini lebih mempercepat penanganan perbaikan sekolah kami,” pinta kepsek tersebut. (Mon Alyona)

