OJK Dorong Peserta Jadi Duta Literasi Keuangan Indonesia

oplus_0

Ambon, MMN-  Kepala Sub Bagian Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, serta Layanan Manajemen Strategi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Novian Suhardi, secara resmi menutup rangkaian kegiatan edukasi literasi keuangan yang berlangsung di Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Novian menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis karena output utama dari pelatihan adalah lahirnya penggerak literasi keuangan di Maluku.

Menurut Novian, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini akan menjadi bagian dari program OJK Peduli, khususnya sebagai Duta Literasi Keuangan Indonesia.

“Bapak dan Ibu nantinya bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai penggerak literasi keuangan. Ketika OJK melakukan sosialisasi, bukan hanya kami yang berbicara, namun bapak dan ibu juga dapat menyampaikan langsung kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, peran peserta ke depan tidak hanya sebatas penulis atau penyampai berita, tetapi juga berbicara langsung di hadapan publik untuk menjelaskan berbagai aspek jasa keuangan, seperti perbankan, asuransi, pembiayaan, hingga pasar modal.

Baca juga :   Jalan Lingkar Pulau Sermata Rusak Parah, Wakil Rakyat MBD Jangan Tutup Mata

Novian menekankan pentingnya materi terakhir yang diberikan dalam kegiatan tersebut, sebagai bekal bagi peserta untuk tampil sebagai narasumber dan presenter literasi keuangan di berbagai kesempatan.

“Ke depan, kami akan mengajak satu atau dua orang peserta secara bergiliran dalam setiap kegiatan. Tidak hanya di Kota Ambon, tetapi juga ke daerah lain seperti Masohi dan wilayah Maluku lainnya,” jelasnya.

Untuk mendukung peran tersebut, OJK akan membentuk grup komunikasi khusus OJK Peduli, terpisah dari grup media lainnya. Grup ini akan menjadi wadah berbagi materi, informasi, dan penguatan kapasitas literasi keuangan secara berkelanjutan.

Novian mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, masih terdapat peserta dengan nilai yang belum maksimal. Namun demikian, semangat dan komitmen peserta menjadi pertimbangan utama OJK untuk terus melakukan pembinaan.

“Kami ingin nilai dan kapasitas bapak ibu meningkat dari waktu ke depan. Materi tambahan akan terus kami bagikan agar wawasan semakin kuat dan praktis, terutama saat harus berbicara langsung di depan masyarakat,” katanya.

Baca juga :   Jasa Raharja Raih Predikat Gold dalam Ajang Bina Mitra UMKM Award 2024

Ia menambahkan, berbicara di depan publik membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam dibanding sekadar menulis, sehingga penguatan kapasitas menjadi hal yang sangat penting.

Novian juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program nasional OJK Peduli Wartawan yang telah dilaksanakan oleh OJK Pusat pada tahun sebelumnya. Program tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan hingga ke daerah-daerah terpencil.

“Kami ingin melakukan hal yang sama di Maluku. Wartawan tidak hanya meliput, tetapi juga terlibat langsung dalam edukasi keuangan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia mencontohkan kegiatan edukasi keuangan OJK yang pernah dilakukan hingga ke Pulau Geser dan mendapat perhatian nasional melalui pemberitaan media besar.

Menutup sambutannya, Novian menyampaikan bahwa setiap kegiatan tentu memiliki kekurangan. Namun ia berharap kolaborasi antara OJK dan peserta dapat terus terjalin demi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Maluku.

“OJK siap memfasilitasi dan mendampingi bapak ibu dalam setiap kegiatan ke depan. Harapannya, kita bisa bergerak bersama membangun masyarakat yang cerdas dan terlindungi secara finansial,” tutup Novian. (MMN)