Polres Buru Selatan Sampaikan Perkembangan Kasus Dugaan Pembunuhan Gafar Wawangi di Kecamatan Waesama

IMG-20260224-WA0045

MediatorMalukuNews.com — Polres Buru Selatan menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap Gafar, warga Desa Waesili, Kecamatan Waesama – yang terjadi pekan lalu.

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung Kapolres Buru Selatan, Andi P. Lorena didampingi Kasat Reskrim, Yefta Marson Malasa serta Kasi Humas, Ipda Dedi Liemhuwey di Aula Polres Buru Selatan pada 24 /02/2026.

Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman, termasuk memprofiling terduga pelaku. Namun, proses tersebut masih mengalami sejumlah kendala di lapangan.

“Kami sudah berkali-kali turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta rekan-rekan OKP yang telah menanyakan langsung kepada kami di Polres Buru Selatan. Kami juga sudah menyampaikan secara terbuka dan meminta agar warga Kecamatan Waesama membantu kepolisian. Namun, kami masih mengalami kesulitan karena sebagian masyarakat memilih bungkam,” ungkap Kapolres.

Ia menegaskan, pihaknya telah mengantongi informasi terkait tempat kejadian perkara (TKP) dan korban. Namun, korelasi yang mengarah kepada pelaku masih belum ditemukan secara kuat dan valid.

Baca juga :   Paslon Bupati dan Wabup Bursel LHM - GES Daftar di KPU

Menurut perwira polisi berpangkat dua melati ini, dalam mengungkap suatu tindak pidana ada dua hal penting yang harus diketahui, yakni modus dan motif.
Hingga kini, motif pelaku masih dalam tahap pendalaman, apakah berkaitan dengan dendam, persoalan pribadi, atau faktor lainnya.

“Modus sudah mulai tergambar, tetapi untuk memastikan siapa pelakunya, kami membutuhkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian setempat.
Ia menjamin identitas dan keamanan saksi akan dilindungi.

“Kami tidak perlu laporan formal. Sampaikan saja secara langsung atau melalui jalur yang aman. Kami menjamin keamanan saksi,” tegasnya.

Pihaknya Polres berharap dengan dukungan dan kerja sama masyarakat, kasus ini dapat segera terungkap dan pelaku dapat diamankan dalam waktu dekat.

Pihak kepolisian pun meminta masyarakat tetap tenang serta tidak berspekulasi, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi yang saat ini masih terus berjalan. (Yanto)