Festival Ukulele Nusaniwe Dorong Regenerasi Musisi Muda untuk Perkuat Ambon City of Music

oplus_0

Ambon, MMN –  Pelaksanaan Festival Ukulele tingkat Kecamatan Nusaniwe mendapat apresiasi karena dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan budaya musik di Kota Ambon yang dikenal sebagai City of Music.

Camat Nusaniwe, Quraisin Tuhuteru, mengatakan keterlibatan anak-anak dalam festival musik menjadi bagian penting dari upaya membangun regenerasi dan memastikan budaya bermusik dapat terus berkembang di masa depan.

Menurutnya, anak-anak merupakan generasi penerus sehingga pembinaan musik sejak usia dini perlu terus dilakukan. Festival Ukulele menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap musik sekaligus mengembangkan bakat dan keterampilan mereka.

“Yang paling penting bagi Kecamatan Nusaniwe adalah memberikan apresiasi karena kegiatan ini bisa membuat anak-anak bergairah dan bersukacita dalam bermusik,” ujar Quraisin, kepada awak media di Katolik Center, Kamis (13/8/2026).

Ia menilai kegiatan tersebut juga sejalan dengan identitas Ambon sebagai City of Music. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, budaya musik di Kota Ambon diharapkan tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca juga :   Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Berbagi Kasih ke Sejumlah Panti Asuhan Kota Jayapura

Quraisin menyebutkan, para juara dari masing-masing kecamatan nantinya akan tampil dalam ajang Festival Ukulele tingkat Kota Ambon yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026. Ia berharap para peserta dari Nusaniwe mampu menunjukkan kualitas terbaik, khususnya dalam teknik bermain ukulele.

“Ukulele memang berasal dari Portugis, tetapi sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat Kota Ambon. Karena itu, kami berharap di tingkat kota nanti setiap kecamatan bisa menunjukkan kualitas bermusik yang baik,” katanya.

Ketua Juri Soroti Pentingnya Keberlanjutan Festival

Sementara itu, Ketua Juri Festival Ukulele Kecamatan Nusaniwe, Ronny Lopies, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diprakarsai oleh PKK Kota Ambon hingga tingkat kecamatan.

Ronny berharap Festival Ukulele dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga mampu menjadi wadah untuk menemukan, membina, dan mengembangkan bakat musik anak-anak di Kota Ambon.

“Harapan beta, mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut sehingga bisa meningkatkan bakat anak-anak dan menjadi agenda rutin yang setiap tahun terus berjalan,” ujar Ronny.

Ia juga mencatat jumlah peserta tahun ini mengalami penurunan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi adalah waktu pelaksanaan dan penyampaian informasi yang bertepatan dengan aktivitas sekolah.

Baca juga :   Ermarini : PKB di Maluku Harus Mampu Menjawab Kebutuhan Masyarakat

“Peserta tahun ini dibandingkan dengan kemarin agak menurun. Mungkin karena pemberitahuannya berbeda dan waktunya juga bertabrakan dengan aktivitas anak-anak yang sudah masuk sekolah,” jelasnya.

Meski demikian, Ronny menyebutkan masih banyak anak yang memiliki minat untuk mengikuti Festival Ukulele. Karena itu, ia berharap ke depan sosialisasi dan penyampaian informasi mengenai kegiatan dapat ditingkatkan agar semakin banyak peserta yang berpartisipasi.

Ia juga mengapresiasi peningkatan bonus bagi para pemenang. Tahun ini, penghargaan diberikan kepada juara 1 hingga juara 6. Ronny berharap dukungan tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapan beta ke depan terus ditingkatkan lagi supaya bakat-bakat yang ada bisa dikembangkan. Kalau tahun kemarin bonusnya sudah ada, tahun ini meningkat. Mudah-mudahan tahun depan lebih besar lagi,” pungkasnya.

Pelaksanaan Festival Ukulele tingkat Kecamatan Nusaniwe diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat identitas Ambon City of Music melalui keberlanjutan budaya bermusik sejak usia dini. (MMN)