BI Maluku Gelar Pemeriksaan Kesehatan Anak dan Donor Darah Songsong Pekan QRIS Nasional 2026
Ambon, MMN- Rangkaian kegiatan Pekan Kartu Rupiah Nasional (Pekan KRIS Nasional) Maluku 2026 resmi dimulai dengan kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan anak dan donor darah. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rahmat Pratama.
Ia menegaskan, Pekan KRIS Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan literasi dan penggunaan sistem pembayaran digital, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi, inklusivitas, serta kepedulian sosial.
“Semangat Pekan KRIS Nasional tidak hanya berbicara mengenai transaksi digital, namun juga menjadi momentum untuk membangun semangat kolaborasi, inklusivitas, dan kepedulian, sehingga kehadiran Bank Indonesia dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu kegiatan utama dalam pembukaan Pekan QRIS Nasional Maluku 2026 adalah pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak yang telah teridentifikasi mengalami stunting. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Ambon.
Menurut Rakhmat, stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi tinggi badan anak, tetapi juga berhubungan dengan kualitas tumbuh kembang dan kesehatan dalam jangka panjang.
Karena itu, penanganan stunting membutuhkan perhatian secara berkelanjutan serta kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan lembaga terkait.
“Kami berharap pemeriksaan hari ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi orang tua dan tenaga kesehatan dalam menentukan tindak lanjut yang diperlukan bagi masing-masing anak, serta menjadi bagian dari upaya bersama mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kota Ambon,” katanya.
Selain pemeriksaan kesehatan anak, Bank Indonesia Maluku juga menggelar aksi donor darah sebagai bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026.
Rahmat mengapresiasi masyarakat dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia menilai donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana tetapi memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Darah yang kita donorkan mungkin hanya membutuhkan sedikit waktu, tetapi sangat berarti bagi seseorang yang membutuhkan transfusi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, rangkaian kegiatan Pekan QRIS Nasional Maluku 2026 menunjukkan bahwa satu momentum dapat memberikan manfaat di berbagai bidang.
Di satu sisi, kegiatan tersebut mendorong peningkatan literasi serta adopsi sistem pembayaran digital yang aman. Di sisi lain, Bank Indonesia juga berupaya membangun ekosistem yang inklusif dan memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada TPPS Kota Ambon, BNI, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan pembukaan Pekan QRIS Nasional Maluku 2026.
“Mari kita terus menjaga semangat berbagi, peduli, dan berkolaborasi. Semoga rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta seluruh rangkaian Pekan QRIS Nasional Maluku 2026 dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (MMN)
