Ini Kata Wali Kota Ketika Membuka “Adventure Race of Amboina”

IMG-20260905-WA0000

MediatorMalukuNews.com_ Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, untuk menjaga lingkungan hidup bersih dan lestari, perlu memerlukan partisipasi semua komponen, termasuk masyarakat yang mendiami kota ini.

Demikian disampaikan Wali Kota ketika membuka Adventure Race of Amboina:
“Soya for Ambon” yang berlangsung di Jalan Pattimura, Kota Ambon, Jumat (4/9/2026).

Dikatakan, kegiatan ini bukan sekadar olahraga atau perlombaan biasa, melainkan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah, gereja, organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk menjaga lingkungan serta meningkatkan kualitas kehidupan di Kota Ambon.

Wali Kota menandaskan, masyarakat tak boleh  membuang sampah sembarangan dan perlu ikut merawat alam. Sebab, lingkungan yang bersih akan memberikan dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.

“Kalau Ambon bersih, maka akan berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat Kota Ambon. Ambon yang sehat tentu akan memberikan kontribusi bagi Maluku, dan Maluku yang sehat akan memberikan kontribusi bagi Indonesia,” terangnya.

Orang nomor satu Kota Ambon ini berharap kegiatan ini tak berhenti sebagai ajang perlombaan. Namun para pesertanya  justru diharapkan mendapatkan pengalaman langsung tentang pentingnya mencintai dan menjaga alam.

Baca juga :   Pemkot Ambon Gelar Safari Natal di Negeri Hutumuri

“Kalau kita melihat ada sampah, mari kita pungut dan buang pada tempatnya. Jika ada kesempatan untuk menanam pohon, mari kita lakukan,” ajaknya.

Oleh sebab itu, lanjut Wali Kota, tindakan sederhana tersebut apabila dilakukan secara bersama bakal memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan.

Selain kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini pun dinilai menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda. Peserta dituntut untuk disiplin mengikuti aturan, mengatur waktu, menjaga kekompakan dan memperhatikan keselamatan selama perjalanan.

Mantan Sekretaris Dewan Provinsi Maluku ini berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat, tetapi tetap mengutamakan keselamatan.

“Berjalan dengan hati- hati, saling memperhatikan, dan saling membantu apabila ada peserta yang membutuhkan pertolongan,” pesannya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memberikan ruang kepada generasi muda mengembangkan kreativitas dan potensi melalui berbagai kegiatan positif.
Baginya, organisasi kepemudaan gereja diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk belajar, berkarya, berkreasi dan terlibat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Setiap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk terus meningkatkan kualitas diri generasi muda. Mereka belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat untuk memberikan kontribusi bagi daerah,” jelasnya.

Baca juga :   Kapolri Beberkan Strategi Cegah Kebocoran Anggaran Negara

Tambah Wattimena, Pemkot Ambon juga telah menetapkan “Adventure Race of Amboina” sebagai salah satu event unggulan di ibu kota provinsi Maluku ini, serta diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu menarik perhatian masyarakat luas maupun wisatawan.

Di tempat yang sama, Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt. W.A. Beresaby, S.Th mengingatkan, alam harus dipandang sebagai bagian penting dari kehidupan manusia.

Menurutnya, Kota Ambon merupakan rumah bersama sehingga seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga kualitas tanah, air dan udara.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga, memelihara dan merawat bumi sebagai rumah bersama,” kata tokoh agama ini.

Ia menilai lingkungan sehat akan melahirkan masyarakat sehat, kehidupan berkualitas serta pembangunan yang berkelanjutan.
Karena itu, “Adventure Race of Amboina” diharapkan tak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia pun mengaitkan kepedulian terhadap alam dengan refleksi iman.

“Iman tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam menjaga kehidupan dan ciptaan Tuhan,” tegasnya.

Baca juga :   Dimensi Input Jadi Persoalan, Kabupaten Malra Masih Dalam Zona Kuning

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, organisasi kepemudaan gereja, Pemerintah Negeri Soya, panitia pelaksana dan para peserta “Adventure Race of Amboina.”
(****)