Kunjungi Terapi Healing, Gubernur Nyatakan Pembangunan Fisik Biasa, Tapi Pastikan Anak dan Kaum Retan Bebas Trauma Luar Biasa
MediatorMalukuNews.com_ Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyatakan, kalau ada anggaran pembangunan fisik adalah hal biasa dan bisa selesai soal waktu saja , tetapi memastikan anak – anak dan kaum yang retan seperti orang tua dan disabilitas hidup dalam kedamaian dan tidak mengalami trauma adalah hal yang luar biasa.
Pernyataan Lewerissa ini, saat Rombongan Pemprov Maluku beserta rombongan Pemda Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengunjungi tenda Terapi Trauma Healing para pengungsi anak – anak dari Desa Patahuwe di Desa Taniwel , Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB. Mereka adalah korban bentrokan Lisabata -Patahuwe yang terjadi pada Jumat lalu (11/9/2026), sehingga menimbulkan 27 rumah warga rusak.
Dalam kunjungan yang berlangsung Senin (14/9/2026) itu, Gubernur Maluku mengaku senang, ketika melihat wajah – wajah ceria saat bernyanti dan bersula cita anak – anak pengungsi yang menerima terapi trauma healing dari personil Polwan Polres SBB.
“Kami datang disini sebagai bukti bahwa Pemerintah tidak membiarkan saudara – saudara yang mengalami musibah itu sendirian, Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten SBB dan jajaran akan tetap bekerja untuk memastikan anak – anak tetap dapat makan minun pakaian seragam sekolah juga,” urainya.
Gubernur berharap, para pengungsi tidak lama tinggal di tempat pengungsian dan kembali ke tempat tinggal lebih cepat, yang berarti Pemerintah harus secepatnya membangun rumah- rumah yang terbakar atau rusak di Desa Patahuwe.
“Begitu kondisinya sudah aman, maka Pemerintah melalui bapak Gubernur maupun Bapak Bupati dan seluruh jajaran, Kami berharap dengan seluruh keluarga – keluarga yang mengungsi di Taniwel ini dapat segera kembali ke kampung halaman mereka” jabar Lewerissa.
Di akhir arahannya, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengulurkan tangan dan menanggulangi serta membantu para pengungsi dari Desa Patahuwe yang mengungsi di Desa Taniwel.
Kunjungan Gubernur ke para pengungsi asal Desa Patahuwe di Taniwel itu didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Raden Affandy Z. Hassannusi. Sementara dari Rombongan Pemda SBB terdiri dari Bupati , Asri Arman, Wakil Bupati , Selfinus Kainama dan Sekda Alvin Tuasuun.
Dalam kunjungan itu, Gubernur juga memberikan pakaian seragam sekolah secara simbolis kepada dua perwakilan anak.(Nicko Kastanja).

