Upaya Tekan Hipertensi di Unit Efrata 2 Jemaat GPM Wilayah Petak XX Kota Tual, Prodi Keperawatan Tual Poltekes Kemenkes Maluku Bersinergi Bersama Warga

IMG-20260120-WA0030

MediatorMalukuNews.com_ Dalam rangka menekan angka kejadian hipertensi di Indonesia, membutuhkan peran serta semua elemen masyarakat dari tingkat pusat sampai ke daerah-daerah.

Bertolak dari kesadaran akan hal tersebut, dan peran sebagai penyedia Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan sesuai pilar transformasi kesehatan, maka tanggal 13 Desember 2025 Kelompok Dosen dan tenaga kependidikan (Tendik) Prodi Keperawatan Tual, Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku telah menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Didapatkan bahwa, dari 33 warga Unit Efrata 2 Jemaat GPM Tual yang diperiksa, sebanyak 22 orang atau 66,7% memiliki tekanan darah di atas batas normal.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Petak XX, Kelurahan Lodar El, Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual itu, bertujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya hipertensi sehingga dapat menekan angka kejadiannya.

Hasil skrining menunjukkan distribusi yang mengkhawatirkan: 8 orang (24,2%) berada dalam kategori pra-hipertensi, 8 orang (24,2%) hipertensi stadium 1, dan 6 orang (18,2%) bahkan telah mencapai hipertensi stadium 2.
Hanya 11 orang (33,3%) yang memiliki tekanan darah normal.

Baca juga :   Polres Tual beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Kompleks Pasar Malam

“Kelompok pensiunan dan ibu rumah tangga menjadi yang paling rentan. Prevalensi tekanan darah abnormal pada pensiunan mencapai 85,7% dan pada ibu rumah tangga 66,7%,” jelas Jonathan Kelabora, S.SiT., M.Kes, selaku Ketua Tim Pengabdian.

Temuan ini menunjukkan beban kesehatan komunitas yang signifikan dan perlunya intervensi serius.

Selain pemeriksaan tekanan darah gratis, kegiatan ini juga mencakup edukasi interaktif tentang pencegahan hipertensi, seperti pola makan rendah garam, aktivitas fisik teratur, dan pentingnya pemeriksaan rutin.

Setiap peserta dengan hasil abnormal langsung mendapatkan konseling kesehatan individual dan rekomendasi tindak lanjut.

Ketua Unit Efrata 2 menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk tindak lanjut.

“Kegiatan ini sangat membuka mata kami. Ke depan, kami berencana membentuk kelompok peduli hipertensi dan menjadikan pemeriksaan tekanan darah sebagai agenda rutin di tingkat jemaat,” ujarnya.

Tim Pengabdian kepada masyarakat dari Prodi Keperawatan Tual Poltekkes Kemenkes Maluku merekomendasikan pemantauan berkala setiap 3-6 bulan, pelatihan kader kesehatan jemaat, dan sinergi dengan Puskesmas setempat untuk rujukan kasus.

Baca juga :   Dana Desa Masawoi Rp512 Juta Melayang: Balai Serbaguna Tak Kelar, Pekerja Belum Dibayar

Data ini diharapkan dapat menjadi acuan Dinas Kesehatan Kota Tual menyusun program penanggulangan penyakit tidak menular yang lebih tepat sasaran.()