Musdes Neniari Gunung SBB 2026, Fokus Kebutuhan Masyarakat dan Prioritas Pembangunan Desa

IMG-20260122-WA0007

MediatorMalukuNews.com_ Musyawarah Desa (Musdes) pembahasan APBDes Tahun 2026, Desa Neniari Gunung, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB, dilangsungkan belum lama ini (15/1/2026).

Dalam musyawarah tersebut, dibahas berbagai rencana program dan kegiatan desa yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan desa tahun 2026.

Hadir dalam Musdes itu, Kepala Desa (Kades) Neniari, Piter Rumahsoal beserta seluruh staf Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Neniari berserta anggota BPD dan Pendamping Desa serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BPD Neniari menyampaikan, lewat Musdes Neniari tahun 2026, masyarakat diharapkan dapat bahu membahu dalam menyikapi setiap program kerja, agar perkembangan dan kemajuan desa ke depan dapat tercapai.

Dalam kesempatan terpisah, Kades Neniari Gunung, Piter Rumasoal dalam sambutannya meminta semua peserta Musdes ini dapat melihat dan menetapkan program kerja serta menyusun program perencanaan anggaran Desa Neniari tahun 2026 secara transparan, partisipatif dan akuntabel sehingga mampu mendukung pembangunan desa yang maju dan berkembang dalam setiap program kerja.

Rumasoal menandaskan, sebagai pemimpin Desa Neniari dirinya mengharapkan warga desa secara bersama, saling menopang dan membantu pembangunan desa ke depan sehingga bisa mengangkat setiap program kerja yang terjangkau dengan anggaran yang ada.

Baca juga :   Pemerintah Ohoi Watuar Kei Besar Kembali Gelar Tradisi Adat "Pela"

“Meskipun pada tahun 2026 ini, Pemerintah Pusat memotong anggaran untuk efisiensi pada setiap desa di seluruh Indonesia, sehingga Pemdes Neniari Gunung harus bisa mengatur keuangan dan juga program kerja ke depan dengan baik agar terjangkau, supaya pembangunan Desa Neniari lebih baik, maju dan memiliki daya saing setara dengan Desa – Desa di SBB maupun seluruh Indonesia” urainya.

Kegiatan Musdes ini berlangsung dalam beberapa tahapan, mulai dari awal pembukaan sampai masuk dalam pembagian kelompok kerja, berdiskusi di kelompok masing – masing, pembahasan dan laporan hasil kerja dari masing- masing kelompok.

Selama pentahapan Musdes, kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar dalam pengembangan Desa Neniari ke depan yang lebih baik, maju dan berkembang di tahun- tahun mendatang.(Nicko Kastanja)