Bebena Terpilih Jadi Ketua PGRI Kabupaten MBD

IMG-20260313-WA0014

MediatorMalukuNews.com_ J. H. Bebena/K terpilih menjadi Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) untuk masa bakti 2026- 2031.

Bebena terpilih sebagai ketua melalui
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten MBD masa bakti XXIII Tahun 2026-2031
yang digelar
di Gedung Serba Guna Penginapan Tiakur Bert’s, pusat ibukota bertajuk ‘kalwedo’ itu – pada Kamis 12/03/2026.

Diketahui, pelaksanaan Konferensi PGRI
dibawah sorotan tema:
“Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”
itu, bertujuan memilih dan membentuk Kepengurusan PGRI baru pasca terjadinya kevakuman kepengurusan PGRI Kabupaten MBD kurang lebih dua belas tahun lamanya.

Konferensi ini berjalan alot. Dan, kegiatan pemilihan kepengurusan dilangsungkan secara tertutup dengan sistem voting, satu orang satu suara.

Dalam proses pemungutan dan perhitungan suara, J. H. Bebena/K akhirnya terpilih sebagai Ketua PGRI dengan memperoleh suara 91 sah mengungguli Thabita Tiau yang hanya mendapatkan 32 suara. Sementara satu suara dinyatakan abstain dari total peserta pada konferensi tersebut.

Selanjutnya, dilakukan pemilihan untuk pengisian posisi para Wakil Ketua Sekertaris dan Bendara yang pilih oleh Peserta Rapat PGRI.
Usai proses pemilihan, dilanjutkan lagi dengan Pelantikan Pengurus Baru PGRI masa kerja 2026- 2031.

Baca juga :   Personel Satuan Polair Polres MBD Sambangi Warga, Ajak Warga Utamakan Keamanan dan Keselamatan Dalam Pelayaran

Pelantikan pengurus PGRI terpilih dipimpin Ny.Sarlota Samadara selaku
Pengurus PGRI Provisi Maluku.

Sebelum dilantik, diawali dengan pembacaan pakta integritas oleh Ketua PGRI terpilih disaksikan oleh para guru perwakilan tujuh belas kecamatan di kabupaten yang berbatasan dengan negara Australia dan Timor Leste itu.

Ketua PGRI Kabupaten MBD terpilih, J.H Bebena/ K dalam sambutannya mengatakan,
“Dalam waktu dekat akan membentuk Pengurus PGRI Kabupaten MBD karena kurang lebih tiga belas tahun PGRI di Kabupaten MBD mati suri. Tetapi puji syukur dengan SK PLT yang diberikan kepada saya meskipun waktunya begitu singkat karena SK PLT diberikan kepada saya itu pada bulan November dan saya mengambil langkah untuk mulai berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku untuk berkoodinasi meminta petunjuk. Selain itu, membangun koordinasi dengan para kepala sekolah yang datang untuk Pencairan Dana Bos. Dan ini mendapat tanggapan baik dari para guru sehingga konferensi PGRI ini bisa terlaksana dengan baik.”

Sementara itu, Pengurus PGRI Provinsi Maluku, Sarlota Samadara dalam komentarnya terkait kegiatan konferensi PGRI Kabupaten MBD mengatakan,
“Dengan terbentuknya Pengurus PGRI Kabupaten MBD maka Saya sangat berharap kepada mereka untuk tetap solid. Kemudian dengan sungguh sungguh mereka mau bekerja meneruskan organisasi Perjuangan PGRI Kabupaten MBD ke depan kiranya lebih baik lagi mengingat tugas dan tanggung jawab Pengurus PGRI adalah bagaimana melayani guru- guru yang ada di Indonesia, Maluku dan terkhusus di Kabupaten MBD, agar mereka bisa menjalankan tugas-tugas mereka sebagai mana mestinya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di Bumi Kalwedo ini nanti.” (gys)