Polres Buru Selatan Hadiri Rapat TPID dan Lakukan Sidak Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 1447 H

IMG-20260313-WA0019

MediatorMalukuNews.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Polres Buru Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan instansi terkait terus melakukan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Buru Selatan.

Pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIT, bertempat di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Buru Selatan, dilaksanakan rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten guna membahas perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Rapat dipimpin Asisten I Setda Kabupaten Buru Selatan dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten II dan Asisten III Setda, Kasat Reskrim Polres Buru Selatan, Inspektur Kabupaten Buru Selatan, Kepala Dinas Infokom, Kasatpol PP, Sekretaris Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Perdagangan, Kabid Perdagangan, Kabid Ketahanan Pangan, serta Sekretaris Bappeda.

Dalam rapat tersebut, Kepala Bidang Perdagangan memaparkan kondisi ketersediaan stok serta perkembangan harga sejumlah bahan pokok di pasaran.
Sementara itu, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan neraca pangan daerah serta ketersediaan beberapa bahan pokok penting, termasuk stok beras yang diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sekitar 38 hari ke depan.

Baca juga :   DLH Kabupaten Bursel Gelar Konsultasi Publik KLHS

Pada kesempatan tersebut, Kasat Reskrim Polres Buru Selatan turut memberikan tanggapan terkait adanya lonjakan harga pada beberapa komoditas, di antaranya harga cabai merah mengalami kenaikan hingga mencapai Rp150 ribu per kilogram, serta kelangkaan minyak tanah yang berdampak pada kenaikan harga hingga Rp.9 ribu per liter di sejumlah wilayah.

Menanggapi kondisi tersebut, rapat TPID memutuskan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan minyak tanah serta melakukan pemantauan langsung ke Pasar Kai Wait untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan ini.

Usai rapat, Tim TPID langsung bergerak melakukan sidak ke beberapa pangkalan penjualan minyak tanah guna memastikan proses distribusi dan penjualan berjalan sesuai ketentuan serta harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp6 ribu per liter.

Selain itu, TPID juga merencanakan sidak lanjutan pada Kamis (12/3/2026) dengan melibatkan dinas terkait untuk melakukan pemantauan langsung di pasar serta beberapa distributor untuk memastikan ketersediaan stok minyak tanah dan bahan pokok tetap aman serta harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga :   Dukung Swasembada Jagung, Polres Buru Selatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

Polres Buru Selatan melalui Satuan Reserse Kriminal menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya Pemerintah Daerah menjaga stabilitas harga, mengawasi distribusi bahan pokok, serta mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Dengan langkah tersebut diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik serta situasi perekonomian tetap stabil menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Buru Selatan.(Yanto)