Wawali Tual Buka Pelatihan Dasar Relawan Pemeriksaan Hewan Kurban
MediatorMalukuNews.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tual melalui Dinas Pertanian menggelar Pelatihan Dasar Relawan Pemeriksaan Hewan Kurban dan Juru Sembelih Halal, belum lama ini (20/5/2026) di Aula Kantor Wali Kota Tual.
Kegiatan ini dibuka Wakil Wali Kota (Wawali) Tual, H. Amir Rumra sekaligus membacakan sambutan tertulis Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat.
Hadir pula Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta puluhan peserta pelatihan dari berbagai kelurahan.
Wawali pada kesempatan itu mengatakan, pelatihan ini menjadi langkah konkrit mendukung program swasembada protein hewani nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Salah satu pilar Asta Cita Presiden adalah mewujudkan ketahanan pangan dan energi. Ini selaras dengan Panca Cita Maryadat Pemkot Tual, yaitu penciptaan nilai tambah daerah dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap Idul Adha terjadi lonjakan pasokan sapi dan kambing dari luar daerah ke Tual. Untuk itu, pemeriksaan kesehatan dan pengawasan hewan kurban perlu dilakukan secara intensif agar memenuhi prinsip ASUH: Aman, Sehat, Utuh dan Halal.
“Aman berarti bebas penyakit zoonosis, tidak cacat fisik, dan berat badan ideal. Sehat ditandai dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan. Utuh berarti fisik sempurna. Halal disembelih sesuai syariat oleh Juru Sembelih Halal bersertifikat,” jelas Amir.

Pelatihan menghadirkan narasumber, antara lain: Rifai Rumra dari Kementerian Agama Kota Tual. Dia menyampaikan materi kehalalan dan sertifikasi juru sembelih. Narasumber lainnya,
Drh. Ahmad Syarif Nuhuyanan selaku Pejabat Otoritas Veteriner Kota Tual. Dia memberikan materi pemeriksaan kesehatan hewan.
Wawali berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara mandiri sebelum penyembelihan. Ia juga mendorong peserta mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat Juru Sembelih Halal melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Kemenag Tual.
Pada kesempatan itu, ia meminta Dinas Pertanian dan Satpol PP menertibkan hewan ternak yang berkeliaran di jalan umum, menata lokasi penjualan ternak agar tidak mengganggu ketertiban, serta mencari lokasi alternatif yang layak bagi pedagang.
“Semoga pelatihan ini bermanfaat dan melahirkan relawan yang profesional dalam menjaga kesehatan serta kehalalan hewan kurban di Kota Tual,” kata Amir Ruma.(Al)
