DPRD Setujui Ranperda APBD Malra Tahun 2023
MediatorMalukuNews.com- Rapat paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dalam rangka persetujuan bersama penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Malra tahun 2023 yang rencananya berlangsung pukul 9.30 wit molor hingga pukul 11.30 wit.
Alasan moloronya rapat paripurna tersebut karena kehadiran anggota dewan yang hadir belum memenuhi kuorum pada rapat tersebut.
Penjabat Bupati Malra, Jasmono pada rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD Malra, Selasa (23/7-2024), mengatakan, Pemda Malra mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada DPRD atas dukungan dan kerjasama selama ini dalam pembahasan Raperda maupun penyampaian beberapa pikiran dan pandangan serta harapan-harapan yang telah disampaikan, baik di saat pembahasan di tingkat komisi-komisi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai mitra maupun bersama badan anggaran.
Jasmono menambahkan, Pemda Malra dan telah memiliki beberapa catatan penting untuk ditindak lanjuti dalam rangka peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan peningkatan kualitas pelaksanaan pembangunan daerah bagi kesejahteraan rakyat ke depan.
Selain itu, dipahami sungguh bahwa, dalam melaksanakan fungsinya lembaga yang terhormat ini juga mempunyai tanggungjawab menjamin bahwa, pengelolaan keuangan pemerintah daerah telah dilakukan secara tepat sasaran, efisien, efektif dan tertanggung jawab.
Lanjut Jasmono, setelah melalui tahapan pembahasan sesuai tatib maka saat ini rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Malra tahun 2023, elah disetujui dengan total realisasi pendapatan daerah sampai dengan 31 Desember 2023 terealisasi Rp.999.216.392.889, 62 atau 93,30 persen yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai dengan 31 Desember 2023 terealisasi sebesar Rp 73.801.232.072.00 atau 79.80 persen.
Sedangkan pendapatan transfer sampai 31 Desember 2023 terealisasi sebesar Rp.925.415.160.817.62 atau 94,57 persen.
Selanjutnya orang nomor satu Malra ini, belanja daerah pada APBD tahun 2023 terealisasi sebesar Rp 929.446.825.891.00 atau 89,59 persen – yang terperinci sebagai berikut, belanja operasi sampai 31 Desember 2023 terealisasi Rp 552.714.560.307,76 atau 85,95 persen.
Selain itu, belanja modal sampai dengan 31 Desember 2023 terealisasi Rp. 191.910.118.091.24 atau 89,55 persen.belanja tak terduga sampai 31 Desember 2023 terealisasi sebesar Rp. 310.440.000.00 atau sebesar 43,27 persen, belanja transfer sampai dengan 31 Desember 2023 terealisasi Rp. 184.511.707.492.00 atau 102,86 persen.
Dari sisi pembiayaan terjadi selisih antara realisasi pendapatan daerah dan belanja daerah sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp. 69.769.566.998.62 serta realisasi pembiayaan netto dengan selisih kurang sebesar Rp. 33.504.665.778.79.
Dengan demikian, kata. Jasmono sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (Silpa) sebesar Rp.36.264.901.219. 83.
Rapat paripurna yang berlangsung hampir satu jam itu, selain dihadiri Penjabat Bupati Malra juga hadir Penjabat sekda bersama kepala Bapeda,bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainya.(Al.)
