BKKBN Maluku : Pemkab Bursel Antusias Berupaya Turunkan Angka Stunting
Namrole, MediatorMalukuNews.com -Kepala bkkbn perwakilan provinsi maluku Dra. Renta Regu bersama enam orang staf melakukan rapat koordinasi stunting di kabupaten buru selatan bersama bupati dan Opd terkait di dampingi kepala dinas kesehatan wa jeny,asisten satu ruslan makatita dan opd terkait kepla perwakilan provinsi maluku memebrikan ucapan banyak terimah kasih yang sebesar besarnya atas kesediaan pemerintah daerah dalam hal ini ibu bupati safitri malik soulisa yang mana telah meluangkan waktu sehingga dapat acara rapat koordinasi dan terselengaranya Stunting di Kabupaten Buru Selatan ini. Hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Buru Selatan memiliki antusias dalam Percepatan Penurunan Stunting. 14/08/2023
Kegiatan tersebut di lakukan pada penginapan denis desa kamanglale kecamatan namrole kabupaten buru selatan untuk itu, kita semua tentunya sudah sanggat mengetahui bahwa stunting merupakan permasalahan besar saat ini, Stunting juga merupakan permasalahan Serius dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia di Indonesia saat ini dan kedepannya. Stunting dapat mengakibatkan permasalahan yang sangat besar jika kita abaikan dan berdampak jangka panjang.
Oleh sebab itu dalam penanganan stunting harus dilihat dari banyak aspek, seperti aspek kesehatan, aspek keluarga maupun aspek perilaku. Artinya pengentasan Stunting harus dilakukan secara terpadu serta butuh komitmen kuat dari semua stakeholder.Instansi leader tapi butuh keterlibatan semua pihak yang ada di negeri ini. Karena tanpa komitmen dan kemauan yang kuat untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman stunting maka gerakan hari ini akan sia-sia dan dapat dipastikan kegiatan kita hanya semboyan tapi miskin gerakan.
Tantangan ini tentunya harus kita tangani secara baik, terukur, terarah dan akuntabel, melalui kerja nyata, kerja tuntas, kerja cerdas dan kerja berkualitas, dengan membangun sinergi, kolaborasi dan akselerasi semua pihak.
Berdasarkan Capaian Indikator Lampiran A Perpres 72/2021 Intervensi Sensitif dan Spesifik untuk Buru Selatan Persentase ibu hamil yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet selama masa kehamilan dari target 80”9 untuk 2024 telah terealisasi 32”, Persentase bayi usia kurang dari 6 bulan mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dari target 805 2024 terealisasi 79, Persentase anak berusia di bawah lima tahun (balita) yang memproleh
