ADD _ DD Kecamatan Wetang Diduga Oknum ASN Ikut Bermain

IMG_20231113_213809

MediatorMalukuNews.com – Monitoring dan Pengawasan Aparatur pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Maluku Barat daya (MBD), terhadap penggunaan dan pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Kecamatan Wetang khususnya di Desa Wasarily, tersebut diduga ada yang bertugas dicampur tangan oknum Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang keseharian bertugas di kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten setempat.

Saya duga ada permainan yang dimotori oleh oknum ASN BPMD terkait pengawasan terhadap AD_ DD Khususnya di Wasarily “ungkap mantan kepala Desa setempat, Yohosua de Fretes kepada wartawan media ini kemarin
dugaan keterlibatan oknum ASN tersebut dikarenakan menurut Yohosua, pada era Kepemimpinannya sebagai Kepala desa.

Disaat para petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengalokasian dan Pemanfaatan anggaran, dilakukan begitu ketat dimana setelah melihat dan memeriksa RAB, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan wawancara kepada masyarakat.

Anehnya sirezim Kades penganti
pola pemeriksaan itu mendadak surut seiring dengan dugaan keterlibatan oknum ASN tersebut yang belakangan diketahui punya hubungan emosional dengan oknum-oknum pejabat di Pemerintahan Desa’ Wasarily beber DeFretes.”

Baca juga :   SD Kristen Rulbes di Kabupaten MBD Damba Tambahan Tenaga Guru

Terhadap persoalan ini Yohosua de Fretes meminta kepada pihak APIP MBD untuk melakukan penelusuran dan evaluasi terhadap setiap oknum ASN terlibat dalam APIP, sehingga jika Tim bekerja pada Desa tertentu, jangan lagi melibatkan oknum oknum ASN yang punya ikatan emosional dengan Pihak pemerintahan di setiap Desa tertentu
Ini sangat penting untuk Dilakukan sehingga kerja yang di lakukan pihak APIP, yang benar independen dan hasilnya Juga terlihat maksimal usul DeFretes
” Coba Pertahankan metode monitoring dan pengawasan di tahun 2015_ 2019, sudah sangat bagus karena tidak kasih ruang terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran karena terkesan begitu ketat,” cetusnya.

pewarta ; Febrian Mares Palapialy)