Camat Wetang MBD Mengaku Tak Ada Biaya Perawatan Speedboat, Bantuan Pempus Ini Terancam Jadi “Besi Tua”
MediatorMalukuNews.com- Kepala Kantor Kecamatan Wetang Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Frejon Lameky mengaku tidak ada biaya operasional dan biaya apapun yang disediakan Pemerintah Daerah setempat untuk merawat kondisi speedboat bantuan Pemerintah Pusat (Pempus) yang diperuntukkan mengatasi kesulitan transportasi laut bagi masyarakat yang tinggal di pulau terluar yang berbatasan dengan negara Kanguru itu.
Demikian klarifikasi Camat Pulau Wetang ketika membalas pertanyaan media ini via pesan WhatsApp-nya.
Camat mengaku dia baru menerima pesan konfirmasi wartawan, karena sejak Jumat hingga Sabtu dan Minggu, dia dalam perjalanan ke Tiakur pusat ibukota Kabupaten julukan Kalwedo itu.
“Selamat sore Bapa (Wartawan), mohon maaf, foto long boat (speedboat) dan mesin Johnson b (saya) baru terima pesannya. Anggaran perawatan Zn (tidak) ada bp. Barang (Speedboat) itu- sendiri sudah ada dari tahun 2017. Soal pemanfaatan dari 2017 b keng tau (Saya kurang tahu). Makasih,” urai Camat Pulau Wetang melalui pesan WhatsApp-nya, baru-baru ini (14/1/2024).
Menyikapi pesan camat, sejumlah warga kecamatan setempat berkomentar miring.
Mereka katakan, bantuan pemerintah ini hanya dijadikan hiasan belaka tetapi tidak berguna memenuhi kebutuhan masyarakat soal menjawab kesulitan layanan transportasi laut di wilayah kepulauan itu.
Bahkan sejak bantuan speedboat diberikan dari tahun 2019 hingga tahun 2024, tidak difungsikan pihak terkait sebagaimana mestinya, dan persoalan bantuan speedboat kini menjadi buah bibir masyarakat setempat.

Mereka katakan bantuan ini bila tak difungsikan maka terancam bisa jadi “Besi Tua.”
Sebagaimana data yang diperoleh menyebutkan, speedboat ini merupakan bantuan Pemerintah Pusat (Pempus) dari Dana Alokasi Khusus ( Dak) Afirmasi Bidang Transportasi tahun anggaran 2017.
Sejak bantuan ini diperoleh nyaris tak dipergunakan sama sekali, akibatnya
kondisi fisik speedboat terlihat usang, belum termasuk dua unit mesin tempel berkapasitas 40 PK pada speedboat sudah tercopot sebab tak tertempel pada body speedboat.
Belakangan diketahui bahwa mesin bermerk Johnson itu disebut sudah “diamankan” di salah satu tempat, namun baling baling pada mesin terlihat sudah tercopot. (Tim)
