Nahkoda KM.Sabuk Nusantara 87 Apresiasi Kinerja Syahbandar dan KPPP Pelabuhan Koroing, Calon Penumpang & Pengantar Tertib

IMG-20240427-WA0113

MediatorMalukNews.com – Nahkoda KM.Sabuk Nusantara 87, Abdul Rohim mengapresiasi kinerja pihak Syhabandar dan KPPP Pelabuhan Koroing di Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Pasalnya, dua lembaga yang tugasnya mengatur ketertiban di pelabuhan ini dinilai menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sehingga proses kedatangan dan kepergian kapal yang mengangkut penumpang melalui pelabuhan ini tertata dengan baik.

Nakhoda KM.Sabuk 87 ini mengatakan, aktivitas pelabuhan ini begitu tertib, baik calon penumpang yang berangkat dan pengantar dari pihak keluarga pengantar terlihat mengikuti aturan dan arahan para petugas pelabuhan Koroing sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik.

Nahkoda ini mengaku, ketika kapal yang dinahkodai dirinya tiba dan merpati untuk pertama kali di Dermaga Koroing pada hari Sabtu 27 April 2024, pukul 19:oo wit, tak ada kesulitan yang berarti untuk mengangkut penumpang di pelabuhan ini. Sebab, menurut Abdul Rohim, para calon penumpang dan pengunjung tertib.

Hal itu bisa dilihat dari pengendalian arus calon penumpang dan pengantar atau pengunjung tetap berada di parkiran pelabuhan, menunggu sampai kapal usai olah gerak untuk bersandar di dermaga Koroing, kemudian calon penumpang dan pengantar atau para pengunjung bisa masuk ke areal dermaga.

Baca juga :   Ambruk Hampir Satu Dekade, Talud Penahan Ombak Desa Yaltubung MBD Tak Diperbaiki, Pemukiman dan Nyawa Warga Terancam

“Ini saya lihat dengan mata saya sendiri, sebab kalau dibandingkan dengan di pelabuhan lain di wilayah Kabupaten MBD memang cukup semrawut, tetapi di pelabuhan Koroing tidak seperti itu,” kata nahkoda ini kepada wartawan media ini di lokasi Pelabuhan Koroing, baru-baru ini (27/4/2024).

Abdul Rohim berharap keadaan tertib seperti ini di pelabuhan Koroing tetap terjaga sehingga arus angkutan penumpang dan lainnya dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan bersama. Dan tidak seperti di pelabuhan-pelabuhan lain.

Diakui, pengalaman dia membuktikan bahwa pernah terjadi insiden gara- gara Anak Buah Kapal (ABK) melempar tali ke pelabuhan untuk merapatkan kapal dengan sempurna di dermaga, akan tetapi pelemparan tali sempat mengenai kaca sebuah mobil hingga pecah akibat para pengunjung dan pengantar membawa masuk mobil di areal dermaga dalam kondisi semrawut tanpa mau dengar aturan petugas pelabuhan sehingga terjadi peristiwa tersebut.

Disamping itu juga, cukup dikhawatirkan juga soal keamanan calon penumpang dan pengantar atau pengunjung kapal bila tak mau diatur oleh para petugas, karena resikonya cukup tinggi bisa terkena lemparan tali kapal yang dilempar oleh ABK.

Baca juga :   Kemkominfo RI Gelar Bimtek PDP Cegah Penyalahgunaan Data

Untuk itu, Nahkoda kapal ini berharap pihak Syahbandar di pelabuhan lain di wilayah MBD bisa menerapkan sistem yang sama seperti di pelabuhan Koroing sehingga ABK kapal bebas bergerak dalam persiapan sandar kapal dengan sempurna tanpa harus menelan korban.

Ditanya kesannya soal penumpang Babar Timur yang naik di Kapal ‘pelat merah’ tersebut, ia mengapresiasi jumlah penumpang yang naik dan turun di dermaga Babar Timur- Koroing, sebab cukup banyak.

Ia juga menyampaikan bahwa, masuknya KM. Sabuk Nusantara 87 di Pelabuhan Koroing atas perjuangan keras anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias untuk melancarkan moda transportasi laut untuk melayani masyarakat di wilayah kepulauan terluar yang berbatasan dengan negara kanguru itu.

Nahkoda ini menyampaikan, waktu tempuh dari Pelabuhan Pulau Damer ke Pelabuhan Koroing memakan waktu kurang lebih 14 jam 30 menit.

Menurutnya, dengan hadirnya KM. Sabuk Nusantara di Dermaga Koroing sudah bisa memperpendek jarak tempuh masyarakat Pulau Babar Timur yang akan berurusan di Ambon, ibukota Provinsi Maluku.

Baca juga :   Personel Polsek Wetar Lakukan Pengamanan Tempat Ibadah

Salah satu penumpang KM.Sabuk Nusantara 87 yang biasa disapa KH menyampaikan ungapan terimakasih-nya kepada pihak Pemerintah dan PT. Pelni lebih khusus kepada Wakli rakyat di lembaga legislatif Provinsi Maluku dalam hal ini Anos Yermias, karena sudah berjuang keras bisa menghadirkan moda transportasi laut ini masuk ke Pelabuhan Koroing untuk melayani kesulitan arus transportasi laut yang selalu dirasakan masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan terluar dan terjauh di provinsi julukan seribu pulau ini.

“ami masyarakat Babar Timur sangat terbantu dengan kehadiran kapal ini untuk itu kami minta terima kasih kepada semua pihak terlebih untuk pak Anis Yermias,” tandas warga pulau Babar tersebut.

Sementara itu, Abdul Rohim juga meminta agar tingkat disiplin calon penumpang pengguna KM.Sabuk Nusantara 87 tetap dipertahankan, terutama ke pihak Syahbandar dan KPPP setempat.(Eki)