Berpakaian Adat, Bupati Buru Selatan Jadi Irup Peringatan HUT Kabupaten ke-16
MediatorMalukuNews.com – Mengenakan pakaian adat Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Bupati Safitri Malik Solisa menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bursel yang ke-16 (21/7/2024) yang baru diperingati pada Kamis, 25 Juli 2024.
Pantauan media ini,
upacara yang digelar di lapangan Kantor Bupati Bursel itu, berlangsung alot hingga usai dalam suasana khidmat, dimana sebelumnya dibacakan sejarah singkat terbentuknya kabupaten ini disusul dengan himne Buru Selatan.
Bupati, Hj. Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya mengucapkan selamat karena kabupaten ini bertambah setahun usia yang baru.
Bupati berharap pada momen ini kiranya semua pihak perlu saling mengingatkan walaupun dalam nuansa kegembiraan dan sukacita memperingati hari bersejarah lahirnya kabupaten Buru Selatan, pertama – tama semuanya harus bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua yang diberikan.
“Kita diingatkan agar selalu berdoa berzikir bertafakur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Kuasa akan selalu memberikan rahmat untuk semua,” tandas orang nomor satu di kabupaten tersebut.
Dikatakan, setiap pemimpin dan pemerintahan punya masanya untuk berbakti dan berbuat sambil bekerja keras serta bertekad membangun daerah tercinta ini ke arah yang lebih baik demi mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan maju secara berkelanjutan di kabupaten ini. Olehnya itu, kata Bupati, pada roda pemerintahannya sat ini, diharapkan semuanya berjalan dengan baik untuk melanjutkan pekerjaan membangun kabupaten Bursel ke arah yang diinginkan bersama, untuk kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Tugas kita adalah melanjutkan estafet perjuangan tersebut agar karya bakti kita semua bermanfaat baik bagi kepentingan masyarakat sesuai dengan tema hari ulang tahun Kabupaten Buru Selatan yang ke-16 yaitu: Bersinergi, bersatu bergerak bukan sekedar retorika belaka.
Slogan ini kata Bupati mungkin tanpa makna, tetapi tema ini sebenarnya menjadikan suatu ajakan dan tekad kita untuk dapat bertindak dan berkreasi dengan nyata agar tanggap pada tantangan serta perkembangan zaman dan menjadi motivasi menggiatkan pembangunan yang berkeadilan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat adil dan makmur,” tandas Bupati.
Dikatakan, bagi jajaran di birokrasi Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, tema ini menjadi pendorong untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, pemerintahan yang memenuhi semboyan: “Ketika rakyat bertanya mampu kita menjawab dan ketika rakyat meminta mampu kita beri.”
Lanjutnya, sesuai tema HUT ke-16: “Satukan Hati Membangun Negeri”. Maka dalam mencapai output yang lebih baik di hari esok, tentunya semua pihak di kabupaten ini harus selalu bergandengan tangan secara bersama, dan bekerja keras. Ibarat ‘berat sama dipikul ringan sama dijinjing.’
“Insya Allah kita akan dapat kesuksesan dalam pembangunan di Kabupaten Buru Selatan yang kita cintai ini secara berkelanjutan,” ingatnya.
“Dengan dilandasi jiwa serta dijiwai semangat orang bersaudara serta semangat kegotongroyongan dan kebersamaan kita, akan melangkah ke depan menuju harapan yang dicita-citakan bersama yaitu, berdaulat di bidang politik dan berkepribadian di bidang kebudayaan serta bersatu dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Karena hanya dengan modal kebersamaan dan kerja keras kita akan dapat meraih cita-cita kita yaitu meningkatkan kemandirian secara berkelanjutan, sebagai kabupaten yang rukun adil sejahtera berbasis argo maritim,” timpal Bupati.
Dilanjutkan, dengan pembacaan sejarah singkat Kabupaten Buru Selatan tentang perjalanan kabupaten ini dan dari masa kepemimpinan pejabat sampai ke bupati defenitif Tagop S, dan wakil bupati Ayub Saleky hingga kini dipimpin Bupati Safitri Malik Soulisa dan wakilnya Gerson Eliazer Silsily.
Berakhirnya upacara ini kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah paket bantuan sosial oleh Bupati Safitri Malik secara simbolis dari beberapa dinas, dimana sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Bantuan tersebut kemudian diserahkan langsung oleh Bupati, Wakil Bupati dan Sekda untuk masyarakat di sejumlah
desa.
Usai upacara, kemudian dilakukan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati didampingi Wakil Bupati bersama istri, Sekda bersama istri, Ketua DPRD Muhajir Bahta, Wakapolres Kompol Syarifudin, Kapten Inf Ibas Siolong, Wakil Kepala Pengadilan Negeri, Hairudin Tomo.
Kemudian terlihat Bupati menyuapi Wakil Bupati dan Sekda, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Usai itu dilakukan waktu “‘makan patita’ dimana terlihat bupati dan rombongan menuju ke tempat jamuan makan siang yang sudah disiapkan oleh sejumlah instansi. Dan sebelum menikmati jamuan makan siang Bupati dan rombongan menuju meja prasmanan memeriksa kesiapan makan yang sudah disiapkan, selain menikmati jamuan makan siang, ada beberapa artis lokal dari Namlea, Kabupaten Buru menghibur masyarakat setempat.
Sebagaimana diketahui, yang menjadi komendan upacara HUT Kabupaten Bursel ke-16 yakni Letda Akbar Arbain, dimana dihadiri seluruh instansi sipil, unsur TNI/Polri dan tamu undangan lainnya.
Terlihat sejumlah hadirin menggunakan pakaian adat, dan saling berkolaborasi masing – masing daerah, dimana terlihat ada pembawaan bendera adat didampingi tiga tokoh adat dan tiga pembawa bendera dan disambut dengan tarian cakalele yang menjadi tarian adat masyarakat Maluku.
Berlangsungnya upacara tersebut sangat alot, dan terlihat hadir Wakil Bupati Gerson Eliezer Silsily bersama istri, Sekda Ruslan Makatita bersama istri, Ketua DPRD Bursel Muhajir Bahta, Anggota DPRD, Mantan Ketua DPRD, Zainudin Booy, Danton Brimob, Ipda Benny Dawi, Wakapolres, Kompol Sardin, Sekda Kabupaten Buru, M.ilyas Hamid, Wakil Kepala Pengadilan Negeri, Hairudin Tomo, Danramil Leksula, Kapten Inf. Abas Siolon, Danton Kompi 735 Nawasena, Lettu Inf Boy Rafa Oktavianus, tokoh adat, tokoh agama, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Kepemudaan (OKP), instansi vertikal dan BUMN, BUMD, seluruh Kepala Desa di Kabupaten Bursel. (Ls)

