Kadis PMD-PPA Malra Prihatin Soal Kasus Kekerasan Terhadap Dokter Muda di Mun Werfan

IMG-20241211-WA0002

MediatorMalukuNews.com_ Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Maluku Tenggara (PMD-PPA Malra), Kace Rahajaan menyatakan keprihatinannya atas kasus kekerasan yang menimpa dokter berinisial MAN (26) di Mun Werfan, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, kabupaten setempat.

Ia menilai insiden ini mencoreng citra kabupaten julukan ‘Larvul Ngabal’ sebagai wilayah yang dikenal menjunjung tinggi martabat perempuan.

“Kejadian ini sangat memprihatinkan. Kami ingin memastikan korban mendapatkan pendampingan dan pelayanan yang memadai, baik secara medis maupun psikologis agar martabat perempuan bisa dipulihkan,” ujar Rahajaan, belum lama ini (9/12/2024).

PMD-PPA Malra saat ini sementara melakukan berbagai langkah konkret mendampingi korban.

Rahajaan mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan tokoh agama guna memberikan penguatan mental dan spiritual bagi dokter muda tersebut.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan aparat penegak hukum untuk menjamin perlindungan fisik korban.

“Kami berharap pihak berwenang segera memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku. Hukuman yang tegas diharapkan mampu memberikan efek jera,” tegas Rahajaan.

Baca juga :   Pj Sekda Malra Buka Pelatihan Batik Tulis dan Anyaman

Pendekatan Komunitas dan Kolaborasi Stakeholder

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, PMD-PPA Malra akan menggandeng tokoh adat, tokoh agama, TNI, dan Polri untuk menyosialisasikan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Program penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mencegah kekerasan serta menjaga harmoni sosial.

Rahajaan pun mengajak masyarakat melihat persoalan ini sebagai tanggung jawab bersama.

Mengutip pepatah lokal: “Anak-anak main di Ngur woma salah,” dia mengingatkan pentingnya membimbing generasi muda kembali ke jalan benar.

“Kami semua punya peran untuk menjaga lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan. Mari bersama-sama kita pulihkan nilai-nilai luhur budaya Kei,” ajak Rahajaan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan perempuan dalam semua aspek kehidupan. PMD-PPA Malra berkomitmen terus mengawal proses pemulihan dan memastikan keadilan ditegakkan bagi korban.(Al)